Trump: Pemilih Yahudi Ikut Disalahkan Jika Kalah dalam Pemilu
Sabtu, 21 September 2024 - 07:19 WIB
loading...
Donald Trump menyatakan kalau dukungan kaum Yahudi sangat menentukan pada pemilu AS. Foto/AP
A
A
A
WASHINGTON - Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mengatakan pemilih Yahudi-Amerika akan ikut disalahkan jika ia kalah dalam pemilihan pada bulan November.
Mantan presiden tersebut menyesalkan bahwa ia tertinggal dari pesaingnya dari Partai Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris, di antara orang Yahudi Amerika, saat ia berpidato di KTT Nasional Dewan Israel-Amerika di Washington, DC.
“Jika saya tidak memenangkan pemilihan ini – dan orang-orang Yahudi akan sangat berperan jika itu terjadi karena jika 40 persen, maksud saya, 60 persen orang memilih musuh – menurut pendapat saya, Israel akan lenyap dalam waktu dua tahun,” kata Trump, dilansir Al Jazeera.
Orang Yahudi sebagian akan disalahkan atas hasil tersebut dalam pemilihan presiden 5 November, klaim Trump, dengan mengatakan mereka cenderung memilih Demokrat.
Ia mengutip jajak pendapat tanpa nama yang menurutnya menunjukkan Harris memperoleh suara 60 persen di antara orang Yahudi Amerika.
Mantan presiden tersebut bangga dengan hubungan dekatnya dengan Israel dan komunitas Yahudi, dan karena berperan penting dalam pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem.
Mantan presiden tersebut menyesalkan bahwa ia tertinggal dari pesaingnya dari Partai Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris, di antara orang Yahudi Amerika, saat ia berpidato di KTT Nasional Dewan Israel-Amerika di Washington, DC.
“Jika saya tidak memenangkan pemilihan ini – dan orang-orang Yahudi akan sangat berperan jika itu terjadi karena jika 40 persen, maksud saya, 60 persen orang memilih musuh – menurut pendapat saya, Israel akan lenyap dalam waktu dua tahun,” kata Trump, dilansir Al Jazeera.
Orang Yahudi sebagian akan disalahkan atas hasil tersebut dalam pemilihan presiden 5 November, klaim Trump, dengan mengatakan mereka cenderung memilih Demokrat.
Ia mengutip jajak pendapat tanpa nama yang menurutnya menunjukkan Harris memperoleh suara 60 persen di antara orang Yahudi Amerika.
Mantan presiden tersebut bangga dengan hubungan dekatnya dengan Israel dan komunitas Yahudi, dan karena berperan penting dalam pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem.
Lihat Juga :