Siapa Ibrahim Aqil? Komandan Pasukan Elite Radwan Hizbullah yang Diburu AS dan Israel
Sabtu, 21 September 2024 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Ini menandai kedua kalinya dalam waktu kurang dari dua bulan Israel menargetkan seorang komandan militer terkemuka Hizbullah di Beirut. Pada bulan Juli, serangan udara Israel menewaskan Fuad Shukr, komandan militer tertinggi kelompok itu.
Membunuh Aqil, orang kedua dalam komando angkatan bersenjata Hizbullah, akan menjadi pukulan besar lainnya bagi kelompok itu.
Seperti kebanyakan pejabat militer senior Hizbullah, Aqil merupakan sosok yang samar, tidak pernah muncul di depan publik atau membuat pernyataan.
Menurut pejabat AS, Aqil, yang juga dikenal sebagai Tahsin, bertugas di badan militer tertinggi Hizbullah.
Baca Juga: Warga Hongaria Marah Terkait Produsen Bom Pager di Lebanon
Membunuh Aqil, orang kedua dalam komando angkatan bersenjata Hizbullah, akan menjadi pukulan besar lainnya bagi kelompok itu.
2. Bergabung dengan Hizbullah sejak 1980-an
Aqil bergabung dengan Hizbullah pada tahun 1980-an, dan bertanggung jawab atas serangan kelompok itu di luar Lebanon, menurut militer Israel.Seperti kebanyakan pejabat militer senior Hizbullah, Aqil merupakan sosok yang samar, tidak pernah muncul di depan publik atau membuat pernyataan.
Menurut pejabat AS, Aqil, yang juga dikenal sebagai Tahsin, bertugas di badan militer tertinggi Hizbullah.
Baca Juga: Warga Hongaria Marah Terkait Produsen Bom Pager di Lebanon
3. Ikut Terlibat dalam Pengeboman Kedubes AS di Beirut
Ia dicari di AS sehubungan dengan perannya dalam pengeboman Kedutaan Besar AS di Beirut tahun 1983, yang menewaskan 63 orang, dan pengeboman barak Korps Marinir AS, yang menewaskan 241 personel AS.Lihat Juga :