Pangeran Arab Saudi Ungkap Cara Hentikan Israel Invasi Gaza
Jum'at, 20 September 2024 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengkritik kegagalan diplomatik yang sedang berlangsung untuk mengekang kebijakan agresif rezim Zionis Israel di Palestina.
Perihal pemilihan presiden AS yang akan berlangsung November mendatang, Pangeran Turki menyuarakan optimismenya pada Kamal Harris—wakil presiden yang juga calon presiden dari Partai Demokrat.
“Ekspresi empati dan simpatinya terhadap Palestina setidaknya, terdengar seolah-olah dia mungkin bersedia mengambil tindakan,” ujarnya, mengisyaratkan potensi perubahan dari apa yang dianggap tidak ada tindakan di bawah pemerintahan Joe Biden.
Putra almarhum Raja Faisal ini juga mengomentari perubahan dinamika opini publik Amerika karena keterlibatan asing yang berkepanjangan di Irak dan Afghanistan.
Dia mengomentari sentimen nasional yang telah lelah dengan pengeluaran militer luar negeri. “Hal ini, tentu saja, menyebabkan orang-orang di Amerika menyerukan penolakan terhadap intervensinya,” katanya.
Perihal pemilihan presiden AS yang akan berlangsung November mendatang, Pangeran Turki menyuarakan optimismenya pada Kamal Harris—wakil presiden yang juga calon presiden dari Partai Demokrat.
“Ekspresi empati dan simpatinya terhadap Palestina setidaknya, terdengar seolah-olah dia mungkin bersedia mengambil tindakan,” ujarnya, mengisyaratkan potensi perubahan dari apa yang dianggap tidak ada tindakan di bawah pemerintahan Joe Biden.
Putra almarhum Raja Faisal ini juga mengomentari perubahan dinamika opini publik Amerika karena keterlibatan asing yang berkepanjangan di Irak dan Afghanistan.
Dia mengomentari sentimen nasional yang telah lelah dengan pengeluaran militer luar negeri. “Hal ini, tentu saja, menyebabkan orang-orang di Amerika menyerukan penolakan terhadap intervensinya,” katanya.
Lihat Juga :