Rusia Ancam Sekutu AS: Rudal Nuklir Sarmat Mampu Hantam Prancis dalam 3 Menit!
Jum'at, 20 September 2024 - 08:22 WIB
loading...
A
A
A
“Sebagai informasi: waktu tempuh rudal Sarmat ke Strasbourg adalah tiga menit 20 detik," lanjut ancaman Volodin, yang dilansir Russia Today, Jumat (20/9/2024).
Sarmat adalah rudal balistik antarbenua yang dirancang untuk serangan nuklir jarak jauh. Sedangkan Strasbourg adalah kota di Prancis.
Volodin juga mengingatkan para anggota Parlemen Eropa bahwa Rusia adalah pihak yang membebaskan seluruh Eropa dari Nazi Jerman dalam Perang Dunia II. "Yang tampaknya telah Anda lupakan," paparnya, seraya mendesak badan tersebut untuk membubarkan diri.
Resolusi yang disetujui Parlemen Eropa mengklaim bahwa tanpa mencabut pembatasan saat ini, Ukraina tidak dapat sepenuhnya menjalankan haknya untuk membela diri.
"Menyesalkan bahwa pengiriman amunisi yang tidak mencukupi dan pembatasan penggunaannya berisiko mengimbangi dampak dari upaya yang telah dilakukan hingga saat ini," kata Parlemen Eropa.
Di antara pengiriman senjata, peralatan, amunisi, dan bantuan keuangan untuk menjaga Ukraina tetap hidup, Uni Eropa telah menggelontorkan puluhan miliar euro untuk upaya perang Kyiv, sambil memberi sanksi kepada Rusia dan menyita asetnya di lembaga kliring Euroclear.
Sarmat adalah rudal balistik antarbenua yang dirancang untuk serangan nuklir jarak jauh. Sedangkan Strasbourg adalah kota di Prancis.
Volodin juga mengingatkan para anggota Parlemen Eropa bahwa Rusia adalah pihak yang membebaskan seluruh Eropa dari Nazi Jerman dalam Perang Dunia II. "Yang tampaknya telah Anda lupakan," paparnya, seraya mendesak badan tersebut untuk membubarkan diri.
Resolusi yang disetujui Parlemen Eropa mengklaim bahwa tanpa mencabut pembatasan saat ini, Ukraina tidak dapat sepenuhnya menjalankan haknya untuk membela diri.
"Menyesalkan bahwa pengiriman amunisi yang tidak mencukupi dan pembatasan penggunaannya berisiko mengimbangi dampak dari upaya yang telah dilakukan hingga saat ini," kata Parlemen Eropa.
Di antara pengiriman senjata, peralatan, amunisi, dan bantuan keuangan untuk menjaga Ukraina tetap hidup, Uni Eropa telah menggelontorkan puluhan miliar euro untuk upaya perang Kyiv, sambil memberi sanksi kepada Rusia dan menyita asetnya di lembaga kliring Euroclear.
Lihat Juga :