Pangeran Mohammed bin Salman: Arab Saudi Tak Akan Berhenti Mendirikan Negara Palestina
Kamis, 19 September 2024 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dua sumber anonim yang berbicara kepada Reuters, normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel dipandang sebagai prasyarat bagi Riyadh untuk mengamankan pakta pertahanan dengan Washington.
Pengumuman Pangeran Mohammed bin Salman muncul tepat sebelum Majelis Umum PBB akan memberikan suara pada resolusi yang menuntut diakhirinya pendudukan Israel atas wilayah Palestina.
Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyebut rancangan resolusi tersebut sebagai "terorisme diplomatik" dan mengkritiknya karena tidak mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di luar Gaza.
Utusan AS Linda Thomas-Greenfield juga menentang resolusi tersebut.
Resolusi tersebut menyerukan Israel untuk mengakhiri tanpa penundaan kehadirannya yang melanggar hukum di wilayah Palestina yang diduduki paling lambat 12 bulan dari sekarang, dan memberikan ganti rugi kepada warga Palestina atas kerusakan yang disebabkan oleh pendudukan.
Pengumuman Pangeran Mohammed bin Salman muncul tepat sebelum Majelis Umum PBB akan memberikan suara pada resolusi yang menuntut diakhirinya pendudukan Israel atas wilayah Palestina.
Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyebut rancangan resolusi tersebut sebagai "terorisme diplomatik" dan mengkritiknya karena tidak mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di luar Gaza.
Utusan AS Linda Thomas-Greenfield juga menentang resolusi tersebut.
Resolusi tersebut menyerukan Israel untuk mengakhiri tanpa penundaan kehadirannya yang melanggar hukum di wilayah Palestina yang diduduki paling lambat 12 bulan dari sekarang, dan memberikan ganti rugi kepada warga Palestina atas kerusakan yang disebabkan oleh pendudukan.
Lihat Juga :