Analis: Opsi Putin Merespons Rudal Jarak Jauh Ukraina Pasokan Barat Mencakup Uji Nuklir

Minggu, 15 September 2024 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Putin, Dmitry Peskov, mengatakan pada jumpa pers pada hari Jumat bahwa pesan Putin telah "sangat jelas dan tidak ambigu."

Markov mengatakan Rusia telah memutuskan untuk menghentikan strategi “merebus katak di atas api kecil”, mengacu pada peningkatan bantuan Barat secara bertahap ke Ukraina yang bertujuan untuk tidak memancing respons tajam Rusia.

“Langkah yang direncanakan Barat selanjutnya, ini langkah kecil, tetapi melewati batas merah yang akan kami tanggapi. Kami akan menganggap bahwa Anda sedang berperang dengan kami,” kata Markov.

Sergei Mironov, pemimpin partai politik pro-Kremlin, mengatakan dalam pernyataan pers pada hari Jumat: “Momen kebenaran telah tiba bagi Barat, apakah mereka menginginkan perang skala penuh dengan Rusia.”

Eskalasi Perang Ukraina


Selain ancaman senjata nuklir atau serangan terhadap aset Inggris, respons yang lebih dapat diprediksi mungkin termasuk Rusia meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil Ukraina, kata Kuehn.

Mangott memperkirakan Kyiv akan menanggung beban respons militer Rusia jika Barat memberinya lampu hijau yang diminta, dan dia tidak memperkirakan serangan militer Rusia terhadap wilayah NATO.

Opsi lain, kata Kuehn, adalah Rusia akan meningkatkan tindakan “hibrida” seperti sabotase di Eropa atau campur tangan dalam kampanye pemilu AS.

Mangott mengatakan bahaya bagi Barat adalah mereka tidak tahu di mana garis merah Putin sebenarnya.

"Membiarkan Ukraina menggunakan persenjataan Barat, dibantu dengan citra satelit Barat (dan) penasihat militer Barat adalah sesuatu yang sangat mengganggu kepentingan vital Rusia," katanya.

"Jadi saya pikir (orang-orang) itu salah jika mengatakan 'Tidak akan terjadi apa-apa, mari kita lakukan saja’.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved