Jenderal Israel Ini Akui Tentara Zionis Terjebak di Gaza dan Berdarah-darah
Sabtu, 14 September 2024 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina telah memperingatkan tentang “bahaya yang ditimbulkan oleh tindakan Israel untuk mengevakuasi warga Palestina dari Gaza utara, melihatnya sebagai pendahuluan aneksasi Gaza dan bagian-bagian penting wilayah tersebut untuk tujuan pemukiman”.
Dikatakan juga bahwa Israel berupaya membagi Gaza menjadi tiga bagian.
Kementerian tersebut mengatakan Israel juga memobilisasi semua sumber dayanya untuk meningkatkan ketegangan di Tepi Barat yang diduduki, “dengan tujuan memfasilitasi aneksasinya dan menggulingkan Otoritas Nasional Palestina”.
“Agenda ini secara terbuka dipromosikan oleh [Menteri Keuangan] Smotrich dan [Menteri Keamanan Nasional] Ben-Gvir dengan slogan mencegah terwujudnya negara Palestina,” katanya.
“Kegagalan masyarakat internasional untuk menghentikan tindakan pembersihan etnis dan pemindahan paksa ini memberi pemerintah ekstremis Israel waktu yang diperlukan untuk melaksanakan rencana kolonialnya di Gaza dan Tepi Barat.”
Dikatakan juga bahwa Israel berupaya membagi Gaza menjadi tiga bagian.
Kementerian tersebut mengatakan Israel juga memobilisasi semua sumber dayanya untuk meningkatkan ketegangan di Tepi Barat yang diduduki, “dengan tujuan memfasilitasi aneksasinya dan menggulingkan Otoritas Nasional Palestina”.
“Agenda ini secara terbuka dipromosikan oleh [Menteri Keuangan] Smotrich dan [Menteri Keamanan Nasional] Ben-Gvir dengan slogan mencegah terwujudnya negara Palestina,” katanya.
“Kegagalan masyarakat internasional untuk menghentikan tindakan pembersihan etnis dan pemindahan paksa ini memberi pemerintah ekstremis Israel waktu yang diperlukan untuk melaksanakan rencana kolonialnya di Gaza dan Tepi Barat.”
(ahm)
Lihat Juga :