Profil Haya binti Hussein, Putri Raja Abdullah Yordania dan Ratu Alia Palestina Lulusan Oxford University
Sabtu, 14 September 2024 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Keterampilannya dalam berkuda sendiri telah dilatih sejak masih berusia 13 tahun. Pada tahun 1992, dia meraih medali perunggu dalam Lompat individu di Pan Arab Games ketujuh di Damaskus , Suriah, dan pada tahun 1993 dinobatkan sebagai atlet Yordania tahun ini.
Baca Juga: Kepala Keamanan Rusia Temui Kim Jong-un, Ada Apa Gerangan?
Putri Haya adalah wanita pertama yang mewakili negara asalnya Yordania dalam olahraga berkuda internasional dan satu-satunya wanita yang memenangkan medali di Pan-Arab Equestrian Games.
Pada tahun 2007, Haya ditunjuk jadi anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), dan pada tahun 2010 menjadi anggota Komite Hubungan Internasional IOC, dan juga bertugas di Komisi Atlet dan Kebudayaan serta Pendidikan Olimpiade IOC.
Tidak cukup sampai disitu, dirinya juga terpilih sebagai presiden Federasi Internasional untuk Olahraga Berkuda (FEI) pada tahun 2006 untuk periode pertamanya. Haya kembali terpilih pada pemilihan presiden FEI di tahun 2010, membuatnya menjabat dalam dua periode.
Baca Juga: Kepala Keamanan Rusia Temui Kim Jong-un, Ada Apa Gerangan?
Putri Haya adalah wanita pertama yang mewakili negara asalnya Yordania dalam olahraga berkuda internasional dan satu-satunya wanita yang memenangkan medali di Pan-Arab Equestrian Games.
Pada tahun 2007, Haya ditunjuk jadi anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), dan pada tahun 2010 menjadi anggota Komite Hubungan Internasional IOC, dan juga bertugas di Komisi Atlet dan Kebudayaan serta Pendidikan Olimpiade IOC.
Tidak cukup sampai disitu, dirinya juga terpilih sebagai presiden Federasi Internasional untuk Olahraga Berkuda (FEI) pada tahun 2006 untuk periode pertamanya. Haya kembali terpilih pada pemilihan presiden FEI di tahun 2010, membuatnya menjabat dalam dua periode.
Lihat Juga :