Pakar AS: Jatuhnya Jet Tempur F-16 Ukraina Harusnya Bikin Rusia dan China Takut

Kamis, 12 September 2024 - 12:06 WIB
loading...
A A A
Kesediaan Ukraina untuk menggunakan—dan kehilangan—F-16 dalam pertempuran memperkuat pertahanan negara itu. Pelajaran tempur khusus dari Ukraina akan berlaku untuk taktik masa depan.

Bagi China, kata Grant, ini masalah taktik dan pencegahan. China dapat menempatkan ratusan pesawat nirawak dan rudal di udara dalam gelombang serangan di sekitar sekutu pulau Pasifik.

Seiring China tumbuh semakin tangguh, ada kecenderungan untuk percaya bahwa Angkatan Udara AS hanya akan berdiri dengan senjata jarak jauh dan pesawat pengebom, menyerahkan pertempuran jarak dekat kepada pesawat nirawak. "Jangan mengandalkannya," tulis Grant.

Hanya dalam satu bulan operasi, beberapa F-16 Ukraina telah menunjukkan bahwa taktik terbaru mengharuskan untuk mendekat untuk mengejar pesawat nirawak dan rudal.

Skenarionya berbeda, tetapi AS dan sekutunya mendapatkan cukup banyak umpan balik taktis dari Ukraina.

Kenyataannya adalah bahwa para perencana Angkatan Udara di Pasifik sedang mempersiapkan diri untuk pertempuran sengit dengan pangkalan-pangkalan yang diserang hebat, yang jenisnya tidak pernah terlihat sejak Perang Dunia II. Dalam keharusan untuk menghalau China, setiap pelajaran tempur dari Ukraina akan membantu.

Pejabat senior AS mengatakan awal bulan ini bahwa mereka tidak yakin F-16 hilang karena insiden "friendly fire" dari sistem pertahanan udara Ukraina selama pertempuran itu. Namun, Angkatan Udara Ukraina akan menyelidikinya.

"Penerbang tidak berspekulasi sebelum penyelidikan penuh selesai, dan saya jamin ini adalah satu laporan kecelakaan yang akan diikuti dengan penuh semangat oleh penerbang NATO mulai dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal CQ Brown, yang juga seorang pilot F-16, hingga setiap pilot jet dari Finlandia hingga Turki dan sekitarnya," papar Grant.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved