Apakah Australia Pernah Dijajah Negara Lain?

Rabu, 11 September 2024 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Permintaannya agar petani yang lebih berpengalaman membantu koloni hukuman itu berulang kali ditolak, dan ia kekurangan dana dan perlengkapan. Meskipun demikian, ditemani oleh kontingen kecil Marinir dan perwira lainnya, Phillip memimpin rombongannya yang beranggotakan 1.000 orang, yang lebih dari 700 di antaranya adalah narapidana, mengelilingi Afrika hingga ke sisi timur Australia. Secara keseluruhan, perjalanan itu berlangsung selama delapan bulan, yang menelan korban sekitar 30 orang.

Baca Juga: Kawasan Wisata di Vietnam Hancur Diterjang Topan Yagi, 141 Orang Tewas

4. Pernah Mengalami Masa Sulit

Tahun-tahun pertama pemukiman hampir membawa bencana. Terkutuk dengan tanah yang buruk, iklim yang tidak dikenal, dan para pekerja yang tidak tahu cara bertani, Phillip mengalami kesulitan besar untuk menjaga para lelaki itu tetap hidup. Koloni itu berada di ambang kelaparan total selama beberapa tahun, dan para marinir yang dikirim untuk menjaga ketertiban tidak mampu melaksanakan tugas itu. Phillip, yang terbukti sebagai pemimpin yang tangguh tetapi berpikiran adil, bertahan dengan menunjuk narapidana ke posisi tanggung jawab dan pengawasan. Cambukan dan hukuman gantung adalah hal yang biasa, tetapi begitu pula dengan egalitarianisme. Seperti yang dikatakan Phillip sebelum meninggalkan Inggris: “Di negara baru tidak akan ada perbudakan dan karenanya tidak ada budak.”

5. Makin Makmur pada Abad ke-19

Meskipun Phillip kembali ke Inggris pada tahun 1792, koloni tersebut menjadi makmur pada pergantian abad ke-19. Merasakan rasa patriotisme yang baru, para pria mulai berkumpul sekitar tanggal 26 Januari sebagai hari pendirian mereka. Sejarawan Manning Clarke mencatat bahwa pada tahun 1808 para pria merayakan “peringatan berdirinya koloni” dengan “minum-minum dan bergembira.”

Pada tahun 1818, tanggal 26 Januari menjadi hari libur resmi, menandai peringatan 30 tahun pemukiman Inggris di Australia. Ketika Australia menjadi negara berdaulat, tanggal tersebut menjadi hari libur nasional yang dikenal sebagai Hari Australia. Banyak penduduk Aborigin Australia menyebutnya "Hari Invasi."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved