7 Fakta Sejarah Dukungan Presiden Putin pada Pemilu AS

Kamis, 12 September 2024 - 12:55 WIB
loading...
A A A
Trump bersaing dengan penantang Demokrat Hilary Clinton dalam pemilihan umum.

Setelah kemenangan pemilihan Trump, Putin mengatakan Trump adalah "orang pintar" yang akan "dengan cepat memahami" perannya di kantor.

6. AS Menyalahkan Rusia atas Kebocoran DNC pada 2016

7 Fakta Sejarah Dukungan Presiden Putin pada Pemilu AS

Foto/AP

Melansir Al Jazeera, pada bulan Juli 2016, email Komite Nasional Demokrat (DNC) diretas dan bocor, menunjukkan perlakuan istimewa kepada Clinton, membuat marah para pendukung lawan utamanya dari Demokrat Bernie Sanders.

Pemerintah AS secara resmi menyalahkan peretasan tersebut pada Rusia dalam pernyataan bersama oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Kantor Direktur Intelijen Nasional.

Putin membantah peran Rusia dalam peretasan DNC tetapi mengatakan kebocoran itu sendiri penting. "Yang penting adalah konten yang diberikan kepada publik," katanya.

AS juga menuduh Rusia memiliki program campur tangan pemilu yang lebih besar yang bertujuan untuk mengalahkan Clinton dan membantu Trump berkuasa, yang melibatkan peternakan troll yang memperkuat pesan yang ditujukan untuk melawan Demokrat.

7. Putin Bercanda Rusia Akan Ikut Campur dalam Pemilu 2020 pada 2019

7 Fakta Sejarah Dukungan Presiden Putin pada Pemilu AS

Foto/AP

Pada bulan Oktober 2019, dalam sebuah panel di Russian Energy Week, Putin ditanya apakah ia akan ikut campur dalam pemilu AS 2020.

“Saya akan memberi tahu Anda sebuah rahasia: Ya, kami pasti akan melakukannya. Hanya saja, jangan beri tahu siapa pun,” canda presiden Rusia dengan bisikan palsu.

Ia kemudian mengatakan bahwa hubungan kerjanya dengan Trump tidak berarti bahwa ia memiliki pengaruh apa pun terhadap politik dalam negeri di AS. Ia bersikeras bahwa ia tidak ikut campur dalam pemilu AS 2016 dan bahwa ia sedang menangani masalah-masalah di negaranya sendiri.

“Kami memiliki masalah kami sendiri,” katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Olah TKP Pria Meninggal...
Olah TKP Pria Meninggal Dunia Diduga Karumga Febrie, Polisi Bawa Bantal hingga Motor
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved