Siapa Sahra Wagenknecht? Politikus Jerman Pendukung Presiden Putin dan Menolak Bantu Ukraina

Senin, 09 September 2024 - 22:10 WIB
loading...
A A A
Ia kemudian menerima gelar doktor dalam bidang ekonomi mikro negara-negara maju, sembari mengejar karier di bidang politik. Setelah partai-partai kiri Jerman bergabung untuk membentuk Die Linke pada tahun 2007, Wagenknecht menjadi salah satu tokohnya yang paling menonjol tetapi memecah belah dan, akhirnya, salah satu pemimpinnya di Bundestag.

Setelah perceraian yang panjang dari Die Linke, yang mengakibatkan lebih dari 50 anggota Die Linke menyerukan pengusirannya, ia membentuk partainya sendiri pada bulan Januari.

Perpecahan Wagenknecht dari partai kiri terkemuka di Jerman berakar pada keyakinannya bahwa partai-partai sayap kiri tidak lagi melayani kelas pekerja, telah terlalu melonggarkan kebijakan migrasi, dan telah terlalu mengalah pada kebijakan lingkungan — hal-hal yang sangat ditentangnya.

2. Terlalu Dekat dengan Vladimir Putin

Siapa Sahra Wagenknecht? Politikus Jerman Pendukung Presiden Putin dan Menolak Bantu Ukraina

Foto/AP

Melansir Euro News, model ekonomi Wagenknecht mendukung pengeluaran sosial, upah tinggi, tunjangan negara, dan kepemilikan negara. Namun, pandangan kebijakan dalam dan luar negerinya sangat berbeda dari pandangan arus utama kiri di negara tersebut.

Pada tahun 2017, ia menyerukan pembubaran NATO dan perjanjian keamanan baru yang akan mendekatkan Jerman dengan Rusia, pemasok gas terbesar negara itu.

Setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Wagenknecht menentang sanksi terhadap Kremlin dan menolak mendukung pengiriman bantuan militer ke Kyiv.

Pada awal tahun 2023, ia meluncurkan petisi untuk menghentikan pengiriman senjata ke Ukraina dan mencoba mewujudkan resolusi diplomatik untuk konflik tersebut. "Manifesto untuk Perdamaian" miliknya menerima sekitar 700.000 tanda tangan di platform petisi Change.org dalam waktu kurang dari sebulan.

Sikapnya terhadap Ukraina telah dipuji dan didukung oleh AfD dan kelompok sayap kanan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved