Perang Teknologi Berimbas Buruk pada Mahasiswa China di Belanda

Kamis, 05 September 2024 - 17:15 WIB
loading...
A A A
Pada Juni tahun sebelumnya, pemerintah Belanda mengumumkan rencana menyusun undang-undang guna membatasi penerimaan mahasiswa China ke program teknologi yang sensitif, termasuk pertahanan dan semikonduktor.

Jika diberlakukan, peraturan itu akan berlaku bagi mahasiswa doktoral China dan mereka yang berasal dari luar Uni Eropa.

Rancangan undang-undang tersebut terhenti di Parlemen. Menteri Pendidikan Belanda Eppo Bruins menyatakan bahwa pemerintah akan mengambil "pendekatan yang cermat" untuk menghindari dampak terhadap mahasiswa China yang berbakat.

Seorang profesor di Universitas Eindhoven mengatakan kepada Bloomberg bahwa perekrutan mahasiswa China menjadi lebih sulit, dengan banyak yang berjuang untuk mendapatkan magang satu tahun karena perusahaan chip Belanda semakin enggan mempekerjakan mereka.

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Smits dari Universitas Eindhoven mengungkapkan bahwa dubes AS untuk Belanda menyarankan agar berhati-hati dengan mahasiswa China. Meski demikian, AS terus mengeluarkan berbagai visa bagi mahasiswa China untuk universitas-universitas Amerika.

Pada tahun 2019, FBI dilaporkan mendesak setidaknya 10 universitas AS untuk memantau mahasiswa dan akademisi China secara ketat.

FBI juga merekomendasikan peningkatan pengawasan terhadap peneliti China dan menghindari pendanaan proyek dari perusahaan teknologi China seperti Huawei. Akibatnya, lebih banyak universitas AS telah membatasi akses mahasiswa China ke teknologi sensitif.

Wakil Menteri Luar Negeri Kurt Campbell menyoroti kekurangan mahasiswa AS di bidang STEM selama pidatonya di Council on Foreign Relations bulan lalu. Dia menyarankan untuk merekrut lebih banyak mahasiswa internasional dari India untuk disiplin ilmu ini daripada China.

Campbell mengusulkan bahwa meski AS harus menyambut mahasiswa China, mereka harus fokus pada humaniora dan ilmu sosial ketimbang fisika partikel.

Menurut Statista.com, 23,2 persen dari 290.000 mahasiswa China di AS selama 2022-2023 mempelajari matematika dan ilmu komputer, dengan yang lain di bidang teknik (16,8 persen), bisnis/manajemen (13,4 persen), ilmu sosial (11,2 persen), dan fisika/ilmu hayati (9,8 persen).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Kejam! Parlemen Israel...
Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina
Rekomendasi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved