Abaikan Peringatan Rusia, AS Segera Berikan Rudal Jarak Jauh pada Ukraina
Rabu, 04 September 2024 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Dikembangkan oleh Lockheed Martin, JASSM dapat memungkinkan tentara Kiev menyerang target sejauh sekitar 300 km di dalam perbatasan Rusia, atau hingga 500 km untuk beberapa versi yang lebih eksklusif dan memiliki jangkauan lebih jauh.
Tidak jelas dari laporan tersebut, jenis rudal mana yang diyakini akan diberikan AS kepada Kiev.
Satu sumber mengklaim ada juga upaya membuat rudal tersebut kompatibel dengan jet tempur non-Barat dalam inventaris Ukraina saat ini, karena sejauh ini negara tersebut hanya menerima gelombang pertama F-16 seperti yang dijanjikan.
Salah satu sumber mengklaim pemberian JASSM kepada Ukraina dianggap sebagai masalah yang sensitif, karena akan menambah tekanan pada Washington untuk melonggarkan pembatasan penggunaan persenjataannya oleh Kiev.
Sementara Ukraina telah menerima lampu hijau dari beberapa negara Barat untuk menyerang target "sah" di Rusia dengan senjata mereka, sejauh ini AS hanya mengizinkan penggunaan senjatanya untuk mempertahankan diri dari serangan lintas batas tetapi tidak untuk "serangan mendalam" ke wilayah Rusia.
Kiev telah menuntut selama berbulan-bulan agar para pendukung Baratnya memperluas jangkauan serangan yang diizinkan dan mengizinkan penggunaan senjata Barat untuk menyerang target-target yang jauh di dalam Rusia.
Tidak jelas dari laporan tersebut, jenis rudal mana yang diyakini akan diberikan AS kepada Kiev.
Satu sumber mengklaim ada juga upaya membuat rudal tersebut kompatibel dengan jet tempur non-Barat dalam inventaris Ukraina saat ini, karena sejauh ini negara tersebut hanya menerima gelombang pertama F-16 seperti yang dijanjikan.
Salah satu sumber mengklaim pemberian JASSM kepada Ukraina dianggap sebagai masalah yang sensitif, karena akan menambah tekanan pada Washington untuk melonggarkan pembatasan penggunaan persenjataannya oleh Kiev.
Sementara Ukraina telah menerima lampu hijau dari beberapa negara Barat untuk menyerang target "sah" di Rusia dengan senjata mereka, sejauh ini AS hanya mengizinkan penggunaan senjatanya untuk mempertahankan diri dari serangan lintas batas tetapi tidak untuk "serangan mendalam" ke wilayah Rusia.
Kiev telah menuntut selama berbulan-bulan agar para pendukung Baratnya memperluas jangkauan serangan yang diizinkan dan mengizinkan penggunaan senjata Barat untuk menyerang target-target yang jauh di dalam Rusia.
Lihat Juga :