Media Asing Serang Keras Jokowi: Raja Jawa Kobarkan Darurat Demokrasi Indonesia

Minggu, 01 September 2024 - 06:51 WIB
loading...
A A A
“Dia adalah seorang pengusaha kecil. Anak-anaknya, katanya, tidak memiliki ambisi politik. Memenangkan pemilihan umum yang ketat atas Prabowo Subianto, seorang pensiunan jenderal yang bombastis dan mantan menantu Suharto, dia menolak untuk memberikan kursi kabinet sebagai imbalan atas dukungan di badan legislatif dari sepuluh partai politik Indonesia, dengan berjanji untuk menunjuk pemerintahan teknokrat. Enam partai menanggapi dengan membahas pemakzulan Jokowi bahkan sebelum dia menginjakkan kaki di istana presiden,” imbuh ulasan media asing itu, mengenang janji-janji Jokowi di periode pertama berkuasa.

“Pengalaman itu tampaknya telah menghantui Jokowi. Setelah menjabat, pemerintahannya memanipulasi perpecahan dalam partai-partai oposisi untuk mengangkat komite eksekutif yang mendukungnya. Pada tahun 2016, dia telah menyambut mereka ke dalam koalisi dan kabinetnya, dan berbagi hasil kemenangan dengan mereka melalui perusahaan-perusahaan milik negara. Setelah mengalahkan Prabowo lagi pada tahun 2019, dia mengejutkan rakyat Indonesia dengan mengangkatnya sebagai menteri pertahanan. Dia juga membawa partai Gerindra pimpinan Prabowo ke dalam kabinet, yang selanjutnya memperluas koalisinya menjadi delapan partai dan 74% kursi legislatif,” lanjut ulasan tersebut.

Approval ratings Jokowi secara konsisten tetap berada di kisaran 75%, meskipun otoriterismenya meningkat, menurut The Economist.

“Selama pandemi, dia mempertimbangkan gagasan untuk memperpanjang masa jabatannya melalui deklarasi darurat, atau mengubah konstitusi agar dia dapat mencalonkan diri untuk ketiga kalinya. Namun, para pemimpin partai politik menolak gagasan tersebut, dan Jokowi mengubah haluan. Dalam pemilihan presiden awal tahun ini, dia mendukung Prabowo, yang memilih Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, sebagai wakil presidennya. Mereka akan mulai menjabat pada tanggal 20 Oktober,” imbuh The Economist.

Masih menurut media asing tersebut, sejauh ini, kemitraan antara kedua keluarga tersebut terjalin erat. Namun, ada beberapa keretakan. Gerindra adalah partai pertama yang menarik diri dari negosiasi revisi UU Pilkada.

“Dan Bapak Prabowo, dalam referensi tidak langsung kepada Jokowi, mengatakan pada tanggal 25 Agustus bahwa; ‘ada yang haus kekuasaan tanpa akhir’. Itu adalah tanda yang jarang dari rasa tidak berterima kasih dari Bapak Prabowo, dan tanda lain lagi bahwa keseimbangan kekuasaan di antara mereka sedang mengalami ketegangan,” sindir The Economist.

Sementara itu, Presiden Jokowi telah membantah cawe-cawe urusan Pilkada dengan dalih dirinya bukan ketua partai politik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Jelang Jokowi Lengser,...
Jelang Jokowi Lengser, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved