5 Presiden di Dunia yang Selalu Mendukung Genosida oleh Israel pada Warga Palestina

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 13:15 WIB
loading...
5 Presiden di Dunia...
Presiden AS Joe Biden muncul di layar saat menyampaikan pesan video sebelum calon presiden dari Partai Republik, mantan Presiden Donald Trump, berpidato di Konferensi Umum ke-146 Asosiasi Garda Nasional Amerika Serikat, 26 Agustus 2024, di Detroit. Foto/A
A A A
WASHINGTON - Pemerintah negara-negara Barat menjadi pemasok utama senjata ke Israel yang digunakan untuk membantai warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Negara-negara pemasok senjata ke Israel itu memiliki pemerintahan yang berganti-ganti namun kebijakan mereka relatif tetap mendukung penjualan senjata ke rezim kolonial Zionis.

Tindakan negara-negara Barat itu menjadikan mereka terlibat dalam genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Hingga saat ini, Israel telah membunuh lebih dari 40.600 warga Palestina di Jalur Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.

Israel hingga saat ini tak mendapat sanksi internasional atas genosida itu karena selalu dilindungi oleh negara-negara yang menjual senjata ke rezim kolonial Zionis itu.

Israel sangat bergantung pada pesawat impor, bom berpemandu, dan rudal untuk melakukan apa yang para ahli gambarkan sebagai salah satu operasi udara paling intens dan merusak dalam sejarah terkini di Gaza.

Kelompok kampanye dan beberapa politisi di antara sekutu Barat Israel mengatakan ekspor senjata harus ditangguhkan karena, menurut mereka, Israel gagal melakukan cukup banyak hal untuk melindungi nyawa warga sipil dan memastikan cukup banyak bantuan kemanusiaan yang sampai ke mereka.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB mendukung pelarangan senjata, dengan 28 negara memberikan suara mendukung, enam menentang, dan 13 abstain.

Namun genosida terus berlanjut hingga sekarang karena para pemimpin negara ini terus memasok senjata ke Israel.

Negara-negara yang Presidennya Dukung Genosida oleh Israel

1. Amerika Serikat


AS sejauh ini merupakan pemasok senjata terbesar bagi Israel, setelah membantunya membangun salah satu militer paling canggih secara teknologi di dunia.

Menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI), AS menyumbang 69% dari impor senjata konvensional utama Israel antara tahun 2019 dan 2023.

AS memberi Israel bantuan militer tahunan sebesar USD3,8 miliar berdasarkan perjanjian 10 tahun yang dimaksudkan untuk memungkinkan sekutunya mempertahankan apa yang disebutnya "keunggulan militer kualitatif" atas negara-negara tetangga.

Israel telah menggunakan hibah tersebut untuk membiayai pesanan F-35 Joint Strike Fighters, pesawat siluman yang dianggap paling canggih yang pernah dibuat.

Sejauh ini, Israel telah memesan 75 unit dan menerima lebih dari 30 unit pesawat. Israel adalah negara pertama selain AS yang menerima F-35 dan yang pertama menggunakannya dalam pertempuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved