Israel Blokir Akses Ambulans ke Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat
Kamis, 29 Agustus 2024 - 17:30 WIB
loading...
Ambulans tim medis mencoba memasuki area saat pasukan Israel berpatroli setelah menyerang dengan buldoser di Kamp Pengungsi Nur Shams di Tulkarm, Tepi Barat pada 28 Agustus 2024. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
A
A
A
TEPI BARAT - Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan tentara penjajah Israel mencegah tim medis memasuki kamp pengungsi Nour Shams dekat Tulkarm di Tepi Barat utara yang diduduki.
Hal ini terjadi setelah pasukan kolonial Israel menyerbu kamp tersebut dan menewaskan sepuluh warga Palestina, serta melukai banyak orang lainnya.
Ahmad Zahran, wakil direktur Bulan Sabit Merah di Tulkarm, mengatakan, "Sejak Selasa malam (27/8/2024), tentara Israel telah menutup semua pintu masuk ke kamp Nur Shams, sehingga mencegah tim medis masuk."
"Kami telah menerima laporan tentang keadaan darurat medis, termasuk kasus yang memerlukan dialisis dan persalinan di dalam kamp, tetapi hingga pukul 14:31 GMT, tim kami belum dapat menjangkau satu pun pasien tersebut," ungkap dia.
Zahran mengatakan timnya telah menghubungi Komite Palang Merah Internasional (ICRC) untuk memfasilitasi pekerjaan tim medis, tetapi situasinya tetap tidak berubah.
Hal ini terjadi setelah pasukan kolonial Israel menyerbu kamp tersebut dan menewaskan sepuluh warga Palestina, serta melukai banyak orang lainnya.
Ahmad Zahran, wakil direktur Bulan Sabit Merah di Tulkarm, mengatakan, "Sejak Selasa malam (27/8/2024), tentara Israel telah menutup semua pintu masuk ke kamp Nur Shams, sehingga mencegah tim medis masuk."
"Kami telah menerima laporan tentang keadaan darurat medis, termasuk kasus yang memerlukan dialisis dan persalinan di dalam kamp, tetapi hingga pukul 14:31 GMT, tim kami belum dapat menjangkau satu pun pasien tersebut," ungkap dia.
Zahran mengatakan timnya telah menghubungi Komite Palang Merah Internasional (ICRC) untuk memfasilitasi pekerjaan tim medis, tetapi situasinya tetap tidak berubah.
Lihat Juga :