Binance Dituding Menyita Dana Semua Warga Palestina atas Permintaan Israel
Kamis, 29 Agustus 2024 - 15:15 WIB
loading...
Logo Binance di ponsel. Foto/anadolu
A
A
A
JALUR GAZA - Bursa mata uang kripto terkemuka Binance dituduh menyita "semua dana dari semua warga Palestina" atas permintaan dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Binance membantah tuduhan tersebut, bersikeras mereka hanya menargetkan sejumlah akun "terbatas" atas "dana terlarang".
Tuduhan tersebut pertama kali dilontarkan oleh Ray Youssef, CEO pasar kripto peer-to-peer NoOnes dan salah satu pendiri platform kripto Paxful, pada Senin (26/8/2024).
Pengusaha kripto tersebut menggunakan X untuk secara langsung menuduh Binance menyita dana semua warga Palestina.
"Binance telah menyita semua dana dari semua warga Palestina sesuai permintaan IDF. Mereka menolak untuk mengembalikan dana tersebut. Semua banding ditolak," klaim Youssef, mengutip beberapa sumber dan surat dari otoritas Israel yang dikatakan telah diedarkan oleh Binance.
Binance membantah tuduhan tersebut, bersikeras mereka hanya menargetkan sejumlah akun "terbatas" atas "dana terlarang".
Tuduhan tersebut pertama kali dilontarkan oleh Ray Youssef, CEO pasar kripto peer-to-peer NoOnes dan salah satu pendiri platform kripto Paxful, pada Senin (26/8/2024).
Pengusaha kripto tersebut menggunakan X untuk secara langsung menuduh Binance menyita dana semua warga Palestina.
"Binance telah menyita semua dana dari semua warga Palestina sesuai permintaan IDF. Mereka menolak untuk mengembalikan dana tersebut. Semua banding ditolak," klaim Youssef, mengutip beberapa sumber dan surat dari otoritas Israel yang dikatakan telah diedarkan oleh Binance.
Lihat Juga :