China Isyaratkan Pamerkan Rudal DF-41 Penjangkau AS di Parade Militer

Sabtu, 28 September 2019 - 10:38 WIB
China Isyaratkan Pamerkan...
China Isyaratkan Pamerkan Rudal DF-41 Penjangkau AS di Parade Militer
A A A
BEIJING - Pejabat senior Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China mengisyaratkan bahwa DF-41, rudal balistik antarbenua (ICBM) paling canggih yang mampu menjangkau daratan Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan melakukan debutnya pada parade militer Hari Nasional di Beijing pada 1 Oktober. Parade ini untuk memperingati 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China.

Berbicara pada konferensi pers di ibu kota untuk membahas pengaturan parade militer besar-besaran yang akan datang, seorang perwira senior militer China mengatakan kepada wartawan untuk menunggu dan menonton apa yang akan terungkap, dan menekankan bahwa media "tidak akan kecewa."

"Semua orang harap menunggu dan melihat, dan saya yakin teman-teman jurnalis kita tidak akan kecewa," kata Mayor Jenderal Tan Min, Wakil Direktur Eksekutif Kantor Komando Gabungan Parade Militer, tanpa secara eksplisit mengkonfirmasi debut DF-41. Tan juga Wakil Kepala Staf Komando Teater Pusat PLA.

Pengaturan untuk parade militer ini berjalan lancar dengan persiapan besar-besaran sedang berlangsung.

Mayor Jenderal Cai Zhijun, Wakil Direktur Kantor Kelompok Utama Parade Militer mengatakan bahwa parade ini akan menampilkan 59 phalanx, sekitar 15.000 personel, sekitar 160 pesawat serta 580 senjata dan peralatan tempur lainnya.

Cai yang juga menjabat Wakil Direktur Jenderal Biro Operasi Departemen Staf Gabungan mengatakan parade militer akan memakan waktu sekitar 80 menit, dan akan menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Jumlah personel yang berpartisipasi dalam parade militer di Pangkalan Pelatihan Taktik Gabungan Zhurihe Daerah Otonomi Mongolia Dalam pada tahun 2017 dan parade militer Hari Kemenangan pada tahun 2015 sama besar, yakni sekitar 12.000 orang. Dengan demikian, parade militer Hari Nasional 1 Oktober mendatang akan lebih besar daripada keduanya.

Cai menambahkan, parade militer nanti akan menjadi yang pertama kalinya bahwa tentara wanita PLA akan berpartisipasi dalam formasi persegi yang dipimpin oleh dua jenderal wanita. Formasi persegi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB juga akan berpartisipasi dalam pawai militer untuk pertama kalinya .

Mayor Jenderal Tan Min mengatakan, semua senjata yang dijadwalkan untuk ditampilkan dalam parade militer diproduksi di dalam negeri dan dalam layanan aktif, termasuk yang akan melakukan debut pada 1 Oktober.

Ditanya apakah parade militer China menjadi "pertunjukan otot melawan AS", juru bicara Departemen Pertahanan Kolonel Wu Qian membantahnya dan menganggap klaim semacama itu sebagai logika yang aneh.

Jika China menunjukkan senjata, kata Wu, sering dituduh bahwa China melakukan pertunjukan otot. Jika tidak melakukannya, militer China dikritik karena kurangnya transparansi.

"China tidak perlu dan tidak punya niat untuk menunjukkan otot melalui parade," imbuh Wu, seperti dikutip Sputniknews, Sabtu (28/9/2019).

Wu juga mengatakan 188 atase militer dari 97 negara akan diundang untuk menyaksikan pawai militer, dan tidak ada tim lapangan militer asing yang akan ikut pawai kali ini. Bahkan, tidak ada pemimpin militer asing yang diundang ke pawai militer.
(mas)
Berita Terkait
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Donald Trump Jr: China...
Donald Trump Jr: China Tak Terintimidasi Militer Amerika Serikat
China: AS Jadikan Ancaman...
China: AS Jadikan Ancaman Rudal Hipersonik Alasan Ekspansi Militer
Analis: Penjualan Rudal...
Analis: Penjualan Rudal AS Tak Terlalu Berdampak pada Pertahanan Taiwan
Terancam China, Australia...
Terancam China, Australia Siap Beli Rudal Pembunuh Kapal dari AS
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
10 menit yang lalu
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
32 menit yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
1 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
4 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved