Eks Pasien Covid-19 Ternyata Bisa Terinfeksi Lagi

Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:12 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, di Korea Selatan (Korsel) telah terjadi penularan gelombang kedua yang menyebar hingga ke-17 provinsi. Hampir setiap hari ratusan pasien dirawat di rumah sakit. Sama seperti sebelumnya, penularan kali ini berpusat di tengah jemaat umat Kristen sayap kanan di Gereja Presbyterian. (Baca juga: Santri Ditangkap, Warga Kepung Polisi di Pondok Pesantren)

Pemerintah Korsel kembali menerapkan protokol kesehatan, mewajibkan masker di area umum, dan memberlakukan pembatasan sosial. Penutupan sekolah dan bisnis juga kembali didiskusikan menyusul tingginya tingkat penyebaran di wilayah perkotaan.

Ahli penyakit menular Korsel mendesak Pemerintah Korsel untuk melakukan tindakan cepat dan tegas. Sebab, para tenaga kesehatan di rumah sakit kewalahan menangani pasien yang membeludak. Selain itu, perlengkapan dan persediaan medis juga nyaris habis sehingga perlu segera dipasok ulang.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Korsel mengakui sekitar 20% virus yang menjangkiti pasien tidak diketahui asal mulanya. Padahal, sistem pelacakan Covid-19 di Korsel apik, efektif, dan disiplin hingga dapat digunakan untuk melacak 1.000 calon pasien dalam hitungan jam.

Pemerintah Korsel telah berjuang melawan penyebaran Covid-19 pada Februari. Saat itu, pusat wabah berasal dari tengah jemaat Kristen di Gereja Shincheonji of Jesus di Daegu, sekitar 200 kilometer dari Seoul. Dalam hitungan pekan, Korsel berhasil mengendalikan situasi di Daegu. (Lihat videonya: Antrean Mengular, Pengadilan Agama Soreang Dibanjiri Pasutri Sidang Cerai)

Namun, kali ini semuanya berbeda. Korsel tidak hanya harus menangani wabah Covid-19, tetapi juga ketidakpercayaan dan teori konspirasi. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved