Siapa Noa Argamani? Wanita Israel yang Akui Diperlakukan Baik oleh Hamas saat Ditawan

Senin, 26 Agustus 2024 - 14:23 WIB
loading...
Siapa Noa Argamani?...
Noa Argamani, wanita Israel yang akui diperlakukan baik oleh Hamas selama jadi sandera di Gaza. Foto/New York Post
A A A
JAKARTA - Noa Argamani, wanita Israel yang sempat ditawan oleh Hamas buka suara terkait banyaknya klaim buruk soal perlakuan kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Dia menepis laporan media Zionis bahwa serdadu Hamas memperlakukannya dengan bejat atau bahkan memukulnya.

Noa telah bebas dari penyanderaan Hamas pada Juni lalu. Baru-baru ini, dia bertemu diplomat senior Israel dan sejumlah perwakilan negara G7 di Jepang.

Baca Juga: Eks Sandera di Gaza Noa Argamani Tegaskan Dia Terluka oleh Israel, Bukan Hamas

Noa, salah salah satu pernyataannya di forum tersebut, menolak klaim bahwa pasukan Hamas memperlakukannya dengan buruk. Itu sebagai sanggahan atas laporan media Israel yang menyebut wanita muda itu telah dipukuli milisi Hamas selama ditawan di Gaza.

“(Anggota Hamas) tidak memukul saya saat saya ditawan, mereka juga tidak memotong rambut saya. Saya terluka akibat runtuhnya tembok yang disebabkan oleh pilot Angkatan Udara Israel. Sebagai korban 7 Oktober, saya menolak untuk menjadi korban media lagi,” kata Noa seperti dikutip dari TheNewArab, Senin (26/8/2024).

Profil Noa Argamani


Noa Argamani merupakan salah seorang warga negara Israel yang sempat ditawan Hamas pada serangan 7 Oktober. Namun, wanita berusia 26 tahun itu telah dibebaskan pada Juni lalu.

Noa merupakan anak tunggal dari sebuah keluarga di Israel. Ibunya, Liora Argamani, adalah seorang wanita keturunan China, sementara ayahnya bernama Yaakov Argamani.

Namun, ibunya tersebut telah meninggal dunia beberapa waktu setelah Noa bebas. Adapun penyebabnya karena kanker otak.

Sebelum insiden penculikannya, Noa diketahui berstatus sebagai mahasiswi di Universitas Ben Gurion. Di kampus tersebut, dia bertemu dengan pacarnya, Avinatan Or, yang juga ditawan oleh Hamas.

Pada serangan Hamas 7 Oktober, Noa secara kebetulan sedang berada di festival musik Nova di Israel selatan. Saat itu, dia ditawan bersama sejumlah warga Israel lain yang juga menghadiri konser.

Selama penahanannya, muncul banyak klaim buruk soal perlakuan Hamas yang semena-mena terhadap Noa dan tawanan lain. Namun, tuduhan itu telah dibantah oleh Noa.

Berbicara kepada para diplomat negara anggota G7 baru-baru ini, Noa menyangkal tuduhan bahwa Hamas memukulinya. Lebih jauh lagi, dia menyebut dirinya terluka karena runtuhnya tembok akibat serangan pilot helikopter Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved