Kirim 320 Rudal dan Drone, Hizbullah Sebenarnya Ingin Hancurkan Pangkalan Mossad

Minggu, 25 Agustus 2024 - 19:09 WIB
loading...
Kirim 320 Rudal dan...
Hizbullah ingin menghancurkan pangkalan Mossad. Foto/AP
A A A
BEIRUT - Militer Israel mengklaim bahwa Hizbullah bermaksud menyerang intelijen militer dan pangkalan Mossad di Israel tengah pada serangan Minggu (25/8/2024). Itu diungkapkan Radio Angkatan Darat Israel dan outlet media Haaretz.

Namun demikian, tidak ada indikasi pembalasan tahap kedua dari Hizbullah akan berlanjut.

Melansir Al Jazeera, Hizbullah mengatakan bahwa mereka telah melaksanakan pembalasan yang telah lama ditunggu-tunggu dan dijanjikan atas terbunuhnya komandan utamanya pada akhir Juli.

Media Israel mengatakan bahwa tampaknya Hizbullah memang menyerang target strategis.

Baca Juga: Cegah Intensitas Drone dan Roket, Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Basis Hizbullah

Tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan pendahuluan, menghancurkan peluncur roket di seluruh Lebanon selatan.

Itu adalah salah satu serangan terbesar yang dilakukan oleh militer Israel sejak dimulainya konflik ini – serangan yang meluas yang menargetkan hingga 40 lokasi.

Jadi tampaknya putaran ini telah berakhir, tetapi Hizbullah mengatakan ini hanyalah awal dari pembalasan yang dijanjikannya. Namun, tidak ada indikasi yang menunjukkan bahwa fase kedua akan segera terjadi.

Akhir-akhir ini, Israel telah bertindak dengan sedikit pengendalian diri di Lebanon, mengambil alih aset Hizbullah, baik itu infrastruktur penting, maupun para pejuang, tidak hanya di sepanjang perbatasan tetapi juga jauh di dalam Lebanon di bagian timur.

Sementara itu, Ketua partai sayap kanan New Hope Gideon Saar mendesak pemerintah untuk berbuat lebih banyak guna mengurangi kemampuan kelompok Lebanon tersebut.

"Menghadapi keputusan Hizbullah untuk menembakkan ribuan rudal dan roket – sekali lagi pemerintah memilih alternatif strategis yang kurang tepat," kata Gideon Saar di X.

"Pilihan untuk menggagalkan serangan hanya setelah sepuluh setengah bulan serangan Hizbullah terhadap Israel merupakan kelanjutan dari kebijakan penahanan. Keputusan ini memiliki satu makna: hanya musuh kita yang menentukan waktu dan tingkat eskalasi.

"Kesempatan ini seharusnya mengarah pada keputusan tentang serangan pendahuluan menyeluruh untuk mengubah realitas di utara. Siapa pun yang melarikan diri dari perang – perang akan mengejarnya."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved