Pentagon: 2 Kapal Induk AS Bikin Iran Pikir-pikir untuk Serang Israel
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
"Iran masih dapat melancarkan serangan dalam waktu 12-24 jam setelah membuat keputusan itu, yang belum mereka buat," kata seorang pejabat AS kepada Al Arabiya English.
Dipekirakan juga bahwa Hizbullah akan menyerang jantung Israel dalam apa yang akan diidentifikasi sebagai respons yang jelas terhadap pembunuhan Shukr.
Mengutip pejabat AS, Washington Post mengatakan kelompok yang didukung Iran tersebut telah memutuskan untuk tidak meluncurkan serangkaian rudal ke Tel Aviv.
Pejabat AS tersebut, yang berbicara kepada Al Arabiya English dengan syarat anonim untuk berbicara dengan bebas, mengatakan gambarannya masih belum jelas mengenai apa yang akan dilakukan Iran dan Hizbullah secara tepat.
Mengenai aset militer AS di wilayah tersebut, pejabat itu mengatakan harapannya adalah bahwa aset-aset tersebut akan tetap ada di tempat tersebut untuk masa mendatang.
Pejabat AS lainnya mengatakan bahwa rencana untuk menempatkan kembali pasukan di tempat lain bergantung pada gencatan senjata di Gaza.
"Jika Iran melewati batas tertentu dalam serangan terhadap Israel, kondisi bisa memburuk dengan cepat, dan kami akan memiliki kemampuan untuk mengirim kapal induk ke Teluk [Arab]," kata pejabat kedua AS.
Namun demikian, satu-satunya cara untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut dan mencegah eskalasi lebih lanjut adalah dengan Hamas dan Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata, kata pejabat AS tersebut berulang kali.
Dipekirakan juga bahwa Hizbullah akan menyerang jantung Israel dalam apa yang akan diidentifikasi sebagai respons yang jelas terhadap pembunuhan Shukr.
Mengutip pejabat AS, Washington Post mengatakan kelompok yang didukung Iran tersebut telah memutuskan untuk tidak meluncurkan serangkaian rudal ke Tel Aviv.
Pejabat AS tersebut, yang berbicara kepada Al Arabiya English dengan syarat anonim untuk berbicara dengan bebas, mengatakan gambarannya masih belum jelas mengenai apa yang akan dilakukan Iran dan Hizbullah secara tepat.
Mengenai aset militer AS di wilayah tersebut, pejabat itu mengatakan harapannya adalah bahwa aset-aset tersebut akan tetap ada di tempat tersebut untuk masa mendatang.
Pejabat AS lainnya mengatakan bahwa rencana untuk menempatkan kembali pasukan di tempat lain bergantung pada gencatan senjata di Gaza.
"Jika Iran melewati batas tertentu dalam serangan terhadap Israel, kondisi bisa memburuk dengan cepat, dan kami akan memiliki kemampuan untuk mengirim kapal induk ke Teluk [Arab]," kata pejabat kedua AS.
Namun demikian, satu-satunya cara untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut dan mencegah eskalasi lebih lanjut adalah dengan Hamas dan Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata, kata pejabat AS tersebut berulang kali.
(mas)
Lihat Juga :