Komandan Akhmat: Pasukan Ukraina Dihentikan di Seluruh Kursk, Pasukan Utama Dihancurkan

Selasa, 20 Agustus 2024 - 21:30 WIB
loading...
Komandan Akhmat: Pasukan...
Humvee Ukraina dihancurkan infantri angkatan laut dari Armada Laut Hitam Rusia di Kursk, Rusia. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Militer Ukraina yang didukung NATO memulai serangan kejutan berskala besar ke wilayah Kursk Rusia pada awal Agustus, mengirim pasukan khusus, tentara bayaran, pejuang PMC, dan serangkaian peralatan Barat ke wilayah perbatasan.

Serangan Ukraina itu terjadi di tengah percepatan kemajuan Rusia di Donbass dan dukungan Barat yang melemah.

“Upaya pasukan Ukraina untuk maju telah dihentikan di seluruh wilayah Kursk, dengan sumber daya utama musuh dihancurkan dan pasukan Rusia bekerja untuk membersihkan permukiman musuh,” ungkap komandan pasukan khusus Akhmat Apti Alaudinov.

"Perlu dicatat bahwa sejak unit kami masuk...Hari-hari pertama kami sibuk menghentikan pasukan utama musuh, dan kami berhasil. Musuh benar-benar dihentikan di sepanjang perimeter," tegas Alaudinov dalam wawancara dengan TV Rusia pada Selasa (20/8/2024).

Menurut komandan, “Penghancuran sumber daya utama pasukan Ukraina, termasuk eselon terdepan mereka, telah menimbulkan kerusakan yang sangat parah pada musuh. Mereka kehilangan banyak peralatan, tank, kendaraan lapis baja, dan banyak infanteri."

"Penghancuran musuh terus berlanjut, kami sudah membersihkan beberapa daerah berpenduduk. Saat ini, pekerjaan sedang dilakukan untuk membersihkan permukiman. Saya pikir saat ini, kami tidak perlu lagi khawatir bahwa musuh, tidak peduli berapa banyak sumber daya yang dimilikinya, dapat melewati daerah tempat kami berada," tegas komandan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved