Terpilih sebagai PM Termuda di Negeri Gajah Putih, Paetongtarn Shinawatra: Saya Akan Membuat Negara Ini Maju

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 18:08 WIB
loading...
A A A
“Siapa yang akan memerintah di Thailand dan untuk berapa lama adalah pertanyaan yang sering dijawab oleh lembaga pengawas yang tidak dipilih dan tidak bertanggung jawab, (seperti) Pemilu Komisi Thailand dan Mahkamah Konstitusi, atau kudeta militer,” katanya.

Pheu Thai dan para pendahulunya yang terkait dengan Thaksin telah memenangkan semua pemilihan nasional sejak 2001, dengan kebijakan populis inti yang berjanji untuk memecahkan masalah ekonomi dan menjembatani kesetaraan pendapatan, hingga kalah dari reformis Move Forward pada tahun 2023. Namun, partai tersebut diberi kesempatan untuk membentuk pemerintahan, setelah Move Forward diblokir untuk mengambil alih kekuasaan oleh Senat sebelumnya, badan yang ditunjuk militer.

Pheu Thai dikeluarkan dari koalisi oleh Pheu Thai, yang kemudian bergabung dengan partai-partai yang berafiliasi dengan pemerintahan militer yang sebelumnya menggulingkannya dalam kudeta.

Thaksin kembali ke Thailand tahun lalu setelah bertahun-tahun diasingkan pada hari yang sama ketika Srettha disetujui oleh majelis rendah dan tinggi, dalam apa yang ditafsirkan sebagai bagian dari tawar-menawar politik antara Pheu Thai dan para pesaing lama mereka dalam pembentukan konservatif untuk menghentikan Move Forward membentuk pemerintahan.

Senator diberi kewenangan khusus untuk memveto calon perdana menteri berdasarkan konstitusi yang diadopsi pada tahun 2017 di bawah pemerintahan militer. Namun, anggota Senat baru, yang dipilih melalui proses yang berbelit-belit bulan lalu, tidak memegang hak veto. Artinya, seorang kandidat hanya membutuhkan mayoritas dari majelis rendah.

Koalisi Pheu Thai dan para pesaing konservatif lamanya di bawah kepemimpinan Paetongtarn dapat memperkuat persatuan mereka karena Paetongtarn memiliki sesuatu yang tidak dimiliki Srettha — garis langsung ke ayahnya yang berkuasa yang memiliki keputusan akhir — kata Napon Jatusripitak, seorang peneliti ilmu politik di ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapura.

“Dengan cara yang aneh, hal itu menciptakan rantai komando yang jelas dan mengekang faksionalisme,” katanya. “Paetongtarn akan diberikan yurisdiksi yang jelas tentang di mana ia dapat menjalankan kewenangannya sendiri dan di mana hal itu merupakan masalah antara ayahnya dan anggota koalisi.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Jumhur Dapat Wisdom...
Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Ini Kisaran Gaji Rektor...
Ini Kisaran Gaji Rektor di Perguruan Tinggi Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved