Fakta Mengganggu Muncul dalam Penyelidikan Pembunuhan Trump, Ada yang Ditutupi
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 10:01 WIB
loading...
Pengunjuk rasa Demokrat memegang poster yang menggambarkan Thomas Matthew Crooks sebagai pahlawan, selama Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee, 17 Juli 2024. Foto/AP/Alex Brandon
A
A
A
WASHINGTON - Jenazah Thomas Matthew Crooks, yang mencoba membunuh calon presiden dari Partai Republik Donald Trump bulan lalu, diserahkan kepada keluarganya untuk dikremasi dalam apa yang tampak seperti upaya menutup-nutupi, menurut Anggota Kongres Clay Higgins.
Crooks dibunuh Secret Service (Dinas Rahasia) Amerika Serikat (AS) pada 13 Juli setelah dia menembaki Trump selama rapat umum di Butler, Pennsylvania.
Dia berhasil melukai Trump dan dua orang yang hadir dalam rapat umum, serta menewaskan seorang lainnya.
Higgins adalah seorang Republikan dari Louisiana dengan latar belakang penegakan hukum, dan anggota Satgas Kongres yang dibentuk untuk menyelidiki percobaan pembunuhan tersebut.
Dia melakukan perjalanan ke Butler awal bulan ini untuk memeriksa tempat kejadian perkara. Laporannya tentang perjalanan tersebut dipublikasikan pada Kamis.
“Upaya saya untuk memeriksa jasad Crooks pada hari Senin, 5 Agustus, menimbulkan kehebohan dan mengungkap fakta yang mengganggu,” tulis Higgins dalam laporan tersebut.
Crooks dibunuh Secret Service (Dinas Rahasia) Amerika Serikat (AS) pada 13 Juli setelah dia menembaki Trump selama rapat umum di Butler, Pennsylvania.
Dia berhasil melukai Trump dan dua orang yang hadir dalam rapat umum, serta menewaskan seorang lainnya.
Higgins adalah seorang Republikan dari Louisiana dengan latar belakang penegakan hukum, dan anggota Satgas Kongres yang dibentuk untuk menyelidiki percobaan pembunuhan tersebut.
Dia melakukan perjalanan ke Butler awal bulan ini untuk memeriksa tempat kejadian perkara. Laporannya tentang perjalanan tersebut dipublikasikan pada Kamis.
“Upaya saya untuk memeriksa jasad Crooks pada hari Senin, 5 Agustus, menimbulkan kehebohan dan mengungkap fakta yang mengganggu,” tulis Higgins dalam laporan tersebut.
Lihat Juga :