Pengkritik Putin Diracun, Merkel Tuntut Rusia Lakukan Penyelidikan

Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:01 WIB
loading...
A A A
Pernyataan rumah sakit mengatakan bahwa Navalny dirawat dengan obat penawar atropin.

Itu adalah obat yang sama yang digunakan oleh dokter Inggris untuk merawat Sergei Skripal, mantan agen ganda Rusia, dan putrinya Yulia, yang diracuni dengan agen saraf pada 2018 di Salisbury, Inggris. Kremlin telah berulang kali membantah terlibat dalam insiden itu dan insiden lainnya, menyebut tuduhan itu bertanggung jawab atas provokasi anti-Rusia.

Insiden itu dapat semakin membebani hubungan Rusia dengan tetangganya di Eropa dan NATO, yang telah menuduhnya meningkatkan serangan terhadap para pembangkang di Eropa di masa lalu - tuduhan yang telah dibantah oleh Rusia.

Navalny telah menjadi duri bagi Kremlin selama lebih dari satu dekade, mengungkap apa yang dikatakannya sebagai korupsi tingkat tinggi dan memobilisasi pengunjuk rasa dari kalangan anak muda.

Dia telah berulang kali ditahan karena mengatur pertemuan publik dan demonstrasi serta dituntut atas penyelidikannya terhadap korupsi. Dia dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden pada 2018.

Navalny jatuh sakit saat terbang kembali ke Moskow dari kota Tomsk di Siberia tempat bertemu kompatriotnya menjelang pemilihan daerah bulan depan. Dia dibawa dengan tandu, tidak bergerak, dari pesawat dan dilarikan ke rumah sakit setelah melakukan pendaratan darurat di Omsk. (Baca: Tokoh Oposisi Rusia Dilaporkan Koma, Diduga Diracun )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved