Rouhani: Kelanjutan Kesepakatan Nuklir Berada di Tangan AS

Selasa, 27 Agustus 2019 - 15:24 WIB
Rouhani: Kelanjutan...
Rouhani: Kelanjutan Kesepakatan Nuklir Berada di Tangan AS
A A A
TEHERAN - Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, Teheran akan terus mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan nuklir, kecuali Amerika Serikat (AS) mengurangi sanksinya. Iran sejauh ini sudah dua kali mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan yang diteken tahun 2015 itu.

Dalam sebuah pernyataan, Rouhani mengatakan, meringankan sanksi bisa menjadi langkah pertama untuk negosiasi. Dia menyebut, jika tidak ada pengurangan sanksi, maka tidak akan ada perubahan dalam status quo.

"Tanpa penghapusan sanksi dan meninggalkan jalan keliru yang telah dipilih AS, kami tidak akan melihat perubahan positif. Washington memiliki kunci untuk perubahan positif," ucap Rouhani, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (27/8).

Dia kemudian menegaskan bahwa Teheran tidak pernah menginginkan senjata nuklir.

Presiden AS, Donald Trump sebelumnya mengatakan, dia yakin suatu hari Iran dapat berubah. Saat itu tiba, papar Trump, dia akan siap duduk satu meja dengan Iran dan kembali membahas mengenai kesepakatan nuklir.

Trump, yang berbicara pasca pertemuan G7 yang berlangsung di kota Biarritz, Prancis, mengomentari keinginan para pemimpin Eropa untuk kembali melanjutkan pembicaraan dengan Iran, mengenai kesepakatan nuklir. Trump mengatakan dia menginginkan hal yang serupa, tapi dengan rincian yang lebih luas.

"Apa yang kami inginkan sangat sederhana. Itu (Iran) harus tidak memiliki nuklir. Kita akan berbicara tentang rudal balistik, pada waktunya. Tetapi, Iran harus menghentikan terorisme. Saya pikir mereka akan berubah, saya yakin itu," ucapnya.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
33 menit yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
7 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
8 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
10 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved