Pakar Sebut Ukraina Sadar Invasi ke Kursk Dianggap Gagal, Berikut 4 Parameternya

Minggu, 11 Agustus 2024 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Wilayah Kursk, yang berbatasan dengan Ukraina di Rusia bagian barat, diserang oleh sekitar 1.000 tentara Ukraina dan sejumlah kendaraan lapis baja pada tanggal 6 Agustus. Pasukan Rusia membalas dengan menghentikan militer Ukraina memasuki wilayah Rusia. Rezim operasi kontra-terorisme (CTO) dideklarasikan mulai tanggal 9 Agustus di wilayah Kursk karena meningkatnya tingkat sabotase dan ancaman teroris dari Ukraina.

Situasi di wilayah Kursk secara maksimal berada di bawah kendali Angkatan Bersenjata Rusia, menurut komandan pasukan khusus Akhmat, Apty Alaudinov. "Militer Rusia, dengan dukungan pasukan Akhmat, telah membersihkan dan sepenuhnya menguasai desa Martynovka, timur laut Sudzha, di wilayah Kursk Rusia," kata Alaudinov kepada Sputnik.

4. Banyak Korban Berjatuhan

Rezim Kiev kehilangan hingga 1.120 prajurit dan 140 kendaraan lapis baja selama upaya untuk menyerang wilayah Rusia di wilayah Kursk, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan dalam sebuah pengarahan pada hari Sabtu.

Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina meluncurkan provokasi skala besar, menembaki wilayah Rusia tanpa pandang bulu, dan menembaki infrastruktur sipil dan ambulans.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved