Polisi Inggris Siaga Hadapi Kerusuhan yang Menarget Umat Muslim

Rabu, 07 Agustus 2024 - 23:10 WIB
loading...
A A A
Pesan juga beredar di media sosial, dengan orang-orang dengan banyak pengikut daring menyampaikan arahan polisi dan grup WhatsApp lingkungan yang merinci daerah yang harus dihindari. Pemerintah dan polisi mengutuk ancaman tersebut.

Di kota-kota, kelompok yang terdiri dari beberapa ratus perusuh dalam beberapa hari terakhir bentrok dengan polisi dan memecahkan jendela hotel yang menampung pencari suaka dari Afrika, Asia, dan Timur Tengah, meneriakkan "keluarkan mereka" dan "hentikan kapalnya" - merujuk pada mereka yang tiba di Inggris dengan perahu kecil tanpa izin.

Mereka juga melempari masjid dengan batu. Organisasi Muslim mengatakan bahwa ini adalah saat yang mengkhawatirkan bagi komunitas mereka dan telah mengeluarkan saran keselamatan untuk masjid dan lembaga Islam lainnya.

"Pemandangan yang mengejutkan ini telah membuat banyak Muslim dan komunitas etnis minoritas takut dan cemas," kata Wali Kota London Sadiq Khan.

Berbagai unggahan daring mengatakan bahwa pusat imigrasi dan firma hukum yang membantu para migran akan menjadi sasaran pada hari Rabu. Sebagai tanggapan, kelompok antirasisme dan antifasis telah mengorganisir protes balasan di kota-kota di seluruh negeri.

Asylum Link Merseyside, yang mendukung pencari suaka dan pengungsi di Liverpool, mengatakan bahwa gedungnya ditutup dan tidak akan menerima kedatangan siapa pun. "Staf kami saat ini sedang berupaya mengamankan gedung," katanya.

Baca Juga: Siapa Dalang di Balik Kerusuhan yang Menarget Umat Islam di Inggris?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Lima Negara Muslim yang...
Lima Negara Muslim yang Tidak Merayakan Isra Mikraj
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved