Militer Bangladesh Tolak Redam Demonstrasi, Pilih Usir Sheikh Hasina

Rabu, 07 Agustus 2024 - 17:15 WIB
loading...
A A A
Menteri luar negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan kepada parlemen pada Selasa bahwa New Delhi telah mendesak "berbagai kekuatan politik yang berhubungan dengan kami" untuk menyelesaikan situasi melalui dialog sepanjang Juli.

Namun ketika massa berkumpul di Dhaka pada Senin mengabaikan jam malam, Hasina memutuskan untuk mengundurkan diri "setelah pertemuan dengan para pemimpin lembaga keamanan", tambahnya. "Dalam waktu yang sangat singkat, dia meminta izin untuk datang ke India untuk sementara waktu."

Pejabat India kedua mengatakan bahwa "secara diplomatis" disampaikan kepada Hasina bahwa kunjungannya harus sementara karena takut berdampak negatif pada hubungan Delhi dengan pemerintahan berikutnya di Dhaka. Kementerian Luar Negeri India tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Peraih Nobel Muhammad Yunus, yang diinginkan oleh para mahasiswa yang berunjuk rasa untuk memimpin pemerintahan sementara setelah Hasina digulingkan, mengatakan kepada surat kabar The New Indian Express bahwa India memiliki "hubungan baik dengan orang yang salah... Harap tinjau kembali kebijakan luar negeri Anda."

Yunus tidak segera bersedia untuk diwawancarai.

Senin sore, sebuah pesawat angkut Angkatan Udara Bangladesh C130 mendarat di pangkalan udara Hindon di luar Delhi, dengan Hasina di dalamnya.

Di sana, ia bertemu dengan Ajit Doval, penasihat keamanan nasional India yang berpengaruh, menurut pejabat keamanan India.

Delhi telah berjuang untuk memisahkan Bangladesh dari Pakistan Timur pada tahun 1971. Setelah ayah Hasina dibunuh pada tahun 1975, Hasina berlindung di India selama bertahun-tahun dan membangun hubungan yang erat dengan elit politik tetangganya.

Kembali ke Bangladesh, ia memperoleh kekuasaan pada tahun 1996, dan dianggap lebih peka terhadap masalah keamanan India daripada pesaing politiknya. Negara yang mayoritas beragama Hindu itu juga menganggap sikap sekulernya menguntungkan bagi 13 juta umat Hindu di Bangladesh.

Namun di Bangladesh, rasa kesal masih ada bahkan di antara para pensiunan tentara karena Hasina diizinkan pergi. "Secara pribadi, saya merasa bahwa dia seharusnya tidak diberi jalan yang aman," kata Khan, sang veteran. "Itu adalah kebodohan."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Bank Indonesia Pastikan...
Bank Indonesia Pastikan Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Konflik AS-Iran Memanas,...
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan
Rekomendasi
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved