alexametrics

Jelang Badai Krosa, Jepang Evakuasi 300.000 Warga

loading...
Jelang Badai Krosa, Jepang Evakuasi 300.000 Warga
Jelang Badai Krosa, Jepang Evakuasi 300.000 Warga
A+ A-
TOKYO - Jepang menghimbau lebih dari 300.000 warga agar mengungsi, kemarin, saat badai tropis Krosa mendekati kepulauan itu. Ratusan penerbangan juga dibatalkan akibat badai tersebut. Krosa membawa angin berkecepatan 108 km per jam mengarah ke utara menuju wilayah Jepang bagian baratdaya pada pukul 8 malam waktu setempat.

Badai itu diperkirakan tiba pada pagi hari ini menurut Badan Meteorologi Jepang. Perintah evakuasi telah dikeluarkan untuk 310.000 warga dan sekitar 350 penerbangan telah dibatalkan. “Izinkan saya meminta warga bersiap, tetap waspada dan mengambil langkah yang dapat menyelamatkan nyawa, mengungsi sekarang,” ungkap Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe saat rapat kabinet.

Badan cuaca memperkirakan curah hujan hingga 1 meter di Shikoku. Lebih dari 200 orang tewas akibat hujan lebat dan banjir di Jepang bagian barat pada tahun lalu. Sementara, banjir di India menewaskan lebih dari 270 orang bulan ini, memaksa satu juta warga mengungsi dan menenggelamkan ribuan rumah di enam negara bagian.



Hujan sejak Juni hingga September sangat penting bagi wilayah pertanian India tapi juga mengakibatkan korban tewas dan kerusakan setiap tahun. Negara bagian Kerala dan Karnataka serta Maharashtra dan Gujarat menjadi wilayah banjir terparah. Ribuan hektar lahan pertanian diterjang banjir. Bencana itu juga merusak jalan dan jalur kereta.

Sebanyak 95 orang tewas dan lebih dari 50 orang lainnya hilang di Kerala saat hujan deras memicu puluhan tanah longsor pekan lalu dan menjebak lebih dari 100 orang. “Sebanyak 190.000 orang masih tinggal di tempat pengungsian di negara bagian Kerala,” ungkap Kepala Menteri Pinarayi Vijayan. Beberapa orang telah kembali ke rumah setelah banjir reda.

Di Karnataka, pusat teknologi Bengaluru, sebanyak 54 orang tewas dan 15 orang hilang saat sungai meluap. Hampir 700.000 orang telah mengungsi di sana. Hujan lebat diperkirakan terus terjadi di Karnataka, Maharashtra, Gujarat dan Madhya Pradesh dalam dua hari mendatang. Di Maharashtra, termasuk Mumbai, sebanyak 48 orang tewas akibat banjir tapi air sudah mulai surut.

“Kami sekarang berupaya memulihkan listrik dan suplai air minum,” papar pejabat India. Di Madhya Pradesh, produsen kedelai, hujan lebat dan banjir menewaskan 32 orang dan merusak lahan pertanian. Di Gujarat, 31 orang tewas akibat banjir. Tanah longsor menewaskan puluhan orang di Uttarakhand.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak