Kronologi Demo Berdarah Bangladesh hingga PM Sheikh Hasina Kabur

Selasa, 06 Agustus 2024 - 08:40 WIB
loading...
A A A

1 Juli 2024: Blokade Dimulai


Mahasiswa memulai blokade, mengganggu jalan raya dan jalur kereta api.

Tuntutan mereka adalah reformasi sistem kuota untuk pekerjaan sektor publik, termasuk pegawai negeri, yang menurut mereka menguntungkan para loyalis Liga Awami yang berkuasa di bawah pimpinan Hasina.

Setelah memenangkan masa jabatan kelima pada bulan Januari, Hasina membubarkan protes tersebut, dengan menyatakan bahwa mahasiswa "membuang-buang waktu mereka".

16 Juli 2024: Kekerasan Meningkat


Kekerasan meningkat dengan kematian pertama yang tercatat dari enam orang setelah bentrokan antara demonstran dan pendukung pro-pemerintah di Dhaka.

Sebagai tanggapan, pemerintah Hasina menutup sekolah dan universitas di seluruh negeri.

18 Juli 2024: Mahasiswa Menolak Tenang


Mahasiswa menolak seruan Hasina untuk tetap tenang dan terus menuntut pengunduran dirinya.

Para pengunjuk rasa meneriakkan "turunkan diktator" dan membakar kantor pusat stasiun Televisi Bangladesh (BTV) beserta gedung-gedung pemerintah lainnya.

Pemerintah memberlakukan pemblokiran internet untuk meredam kerusuhan. Bentrokan menewaskan sedikitnya 32 orang dan ratusan lainnya luka-luka, meskipun ada jam malam dan pengerahan tentara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Cristiano Ronaldo Dihantui...
Cristiano Ronaldo Dihantui Kutukan Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved