Sepak Terjang Sheikh Hasina Wazed, dari Muslimah yang Suka Bertempur hingga Berstatus Diktator

Senin, 05 Agustus 2024 - 18:55 WIB
loading...
A A A
Namun pada saat yang sama, pemerintahannya dikritik karena banyaknya kesepakatan bisnis yang diduga korup dan karena terlalu tunduk pada India. Ia kemudian kalah dari mantan sekutunya yang menjadi musuh bebuyutannya, Begum Khaleda Zia dari Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), pada tahun 2001.

3. Dikenal sebagai Begum yang Suka Bertempur

Sepak Terjang Sheikh Hasina Wazed, dari Muslimah yang Suka Bertempur hingga Berstatus Diktator

Foto/EPA

Sebagai pewaris dinasti politik, kedua wanita tersebut telah mendominasi politik Bangladesh selama lebih dari tiga dekade dan dikenal sebagai "Begum yang suka bertempur". Begum merujuk pada seorang wanita Muslim berpangkat tinggi.

Pengamat mengatakan persaingan sengit mereka telah mengakibatkan bom bus, penghilangan paksa, dan pembunuhan di luar hukum menjadi kejadian yang biasa.

Hasina akhirnya kembali berkuasa pada tahun 2009 dalam pemilihan umum yang diadakan di bawah pemerintahan sementara.

Sebagai penyintas politik sejati, ia mengalami banyak penangkapan saat beroposisi serta beberapa upaya pembunuhan, termasuk satu pada tahun 2004 yang merusak pendengarannya. Ia juga selamat dari upaya untuk memaksanya mengasingkan diri dan banyak kasus pengadilan di mana ia dituduh melakukan korupsi.

Didorong oleh gerakan pro-demokrasi pada tahun 1980-an dan awal 1990-an, Hasina menjadi ikon nasional.

Baca Juga: PM Bangladesh Sheikh Hasina Mengundurkan Diri dan Kabur ke India

4. Mampu Meningkatkan Ekonomi Bangladesh

Sepak Terjang Sheikh Hasina Wazed, dari Muslimah yang Suka Bertempur hingga Berstatus Diktator

Foto/EPA

Bangladesh di bawah Hasina menyajikan gambaran yang kontras. Negara berpenduduk mayoritas Muslim ini, yang dulunya merupakan salah satu negara termiskin di dunia, telah mencapai keberhasilan ekonomi yang kredibel di bawah kepemimpinannya sejak 2009.

Sekarang, negara ini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan tersebut, bahkan melampaui negara tetangganya, India.

Pendapatan per kapitanya meningkat tiga kali lipat dalam dekade terakhir dan Bank Dunia memperkirakan bahwa lebih dari 25 juta orang telah terangkat dari kemiskinan dalam 20 tahun terakhir.

Sebagian besar pertumbuhan ini didorong oleh industri garmen, yang menyumbang sebagian besar total ekspor dari Bangladesh dan telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, memasok pasar di Eropa, Amerika Utara, dan Asia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Bank Indonesia Pastikan...
Bank Indonesia Pastikan Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved