Ini Alasan KBRI Beirut Minta Para WNI Tinggalkan Lebanon
Senin, 05 Agustus 2024 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Khusus bagi para WNI di Lebanon selatan diminta segera mengungsi ke KBRI Beirut.
"Dengan pertimbangan buruknya kondisi keamanan di Lebanon Selatan (Saida, Hasbaya, Nabatiyeh, Marjeyoun, Tyre dan Aitaroun), telah ditetapkan Status Siaga I di wilayah tersebut sejak Oktober 2023. Dalam kaitan ini, kami mengimbau seluruh WNI di Lebanon Selatan untuk berlindung di KBRI Beirut (safe house)," imbuh KBRI.
Bagi WNI yang membutuhkan bantuan, agar dapat segera menghubungi Hotline KBRI Beirut melalui telepon maupun whatsapp pada nomor +961 70817310.
Militer Zionis Israel berdalih serangan rudal di Beirut sebagai respons atas serangan roket yang menewaskan 12 remaja dan anak di Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan, pada Sabtu, 27 Juli lalu.
Kelompok Hizbullah membantah terlibat dalam serangan roket tersebut, namun Israel tetap menuding kelompok pro-Iran itu sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada Senin (5/8/2024) mengeluarkan imbauan terbaru bagi para WNI yang berada di Lebanon untuk segera meninggalkan negara tersebut.
"Dengan pertimbangan buruknya kondisi keamanan di Lebanon Selatan (Saida, Hasbaya, Nabatiyeh, Marjeyoun, Tyre dan Aitaroun), telah ditetapkan Status Siaga I di wilayah tersebut sejak Oktober 2023. Dalam kaitan ini, kami mengimbau seluruh WNI di Lebanon Selatan untuk berlindung di KBRI Beirut (safe house)," imbuh KBRI.
Bagi WNI yang membutuhkan bantuan, agar dapat segera menghubungi Hotline KBRI Beirut melalui telepon maupun whatsapp pada nomor +961 70817310.
Militer Zionis Israel berdalih serangan rudal di Beirut sebagai respons atas serangan roket yang menewaskan 12 remaja dan anak di Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan, pada Sabtu, 27 Juli lalu.
Kelompok Hizbullah membantah terlibat dalam serangan roket tersebut, namun Israel tetap menuding kelompok pro-Iran itu sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada Senin (5/8/2024) mengeluarkan imbauan terbaru bagi para WNI yang berada di Lebanon untuk segera meninggalkan negara tersebut.
Lihat Juga :