Kerusuhan Terburuk dalam 13 Tahun Terakhir, Masjid Diserang dan Umat Islam di Inggris Waspada

Minggu, 04 Agustus 2024 - 21:35 WIB
loading...
Kerusuhan Terburuk dalam...
Umat Islam di Inggris siaga karena masjid diserang dalam kerusuhan paling parah di negara tersebut. Foto/EPA
A A A
LONDON - Pihak berwenang Inggris menghadapi tekanan yang semakin besar pada hari Minggu (4/8/2024) untuk mengakhiri kerusuhan terburuk di Inggris dalam 13 tahun setelah kerusuhan yang terkait dengan pembunuhan anak-anak dan melibatkan agitator kerusuhan yang meluas di seluruh negeri.

Kerusuhan terkait dengan misinformasi tentang penusukan massal yang menewaskan tiga gadis muda minggu lalu menyebar ke beberapa kota pada hari Sabtu ketika demonstran anti-imigrasi bentrok dengan polisi.

Kekerasan tersebut menjadi ujian berat bagi Perdana Menteri Keir Starmer, yang baru terpilih sebulan lalu setelah memimpin Partai Buruh meraih kemenangan telak atas Partai Konservatif.

Sekitar 90 orang ditangkap setelah bentrokan terjadi di demonstrasi sayap kanan di sejumlah tempat, termasuk Liverpool, Manchester, Bristol, Blackpool, dan Hull, serta Belfast di Irlandia Utara.

Dalam beberapa kejadian, perusuh melemparkan batu bata, botol, dan suar ke arah polisi - melukai beberapa petugas - menjarah dan membakar toko-toko, sementara demonstran meneriakkan cercaan anti-Islam saat mereka bentrok dengan demonstran tandingan.

Kekerasan tersebut merupakan yang terburuk yang pernah terjadi di Inggris sejak musim panas 2011, ketika kerusuhan meluas terjadi menyusul pembunuhan seorang pria ras campuran oleh polisi di London utara.

"Kami telah mengalami kerusuhan dan bentrokan semacam ini, tetapi kerusuhan tersebut terjadi di beberapa wilayah tertentu di negara ini. Sekarang kerusuhan tersebut melanda kota-kota besar dan kecil," kata Tiffany Lynch dari Federasi Kepolisian Inggris dan Wales, dilansir CNA.

Pemerintah mengatakan bahwa polisi memiliki "semua sumber daya yang mereka butuhkan" untuk menangani kekacauan tersebut sementara petugas memperingatkan akan adanya lebih banyak demonstrasi pada hari Minggu, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa kerusuhan tersebut dapat menyebar lebih jauh lagi.

Kepolisian telah mengerahkan petugas tambahan sementara menteri kehakiman Shabana Mahmood bersikeras bahwa "seluruh sistem peradilan siap untuk menjatuhkan hukuman secepat mungkin".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Sejak November, 90 Kapal...
Sejak November, 90 Kapal Israel, AS, dan Inggris Diserang Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved