5 Tokoh Senior Hamas yang Berpeluang Gantikan Ismail Haniyeh

Rabu, 31 Juli 2024 - 14:22 WIB
loading...
A A A
Mendiang Raja Hussein dari Yordania meminta PM Israel untuk memberikan penawar racun yang disuntikkan Meshaal. Menghadapi tekanan dari Presiden AS saat itu, Bill Clinton, Netanyahu memberikan obat penawar tersebut setelah awalnya menolak permintaan tersebut.

Meshaal, yang tinggal di Qatar, mengunjungi Jalur Gaza untuk pertama kalinya pada tahun 2012. Ia diterima oleh para pejabat Palestina dan banyak warga Palestina keluar untuk menyambutnya. Hamas memilih Ismail Haniyeh untuk menggantikan Meshaal sebagai kepala biro politiknya pada tahun 2017, dan Meshaal menjadi kepala biro politik kelompok tersebut di luar negeri.

3. Mahmoud Zahar


Mahmoud Zahar lahir di Gaza pada tahun 1945 dari ayah Palestina dan ibu Mesir. Ia dianggap sebagai salah satu pemimpin Hamas yang paling menonjol, dan anggota kepemimpinan politik gerakan tersebut.

Dia bersekolah di Gaza dan universitas di Kairo, kemudian bekerja sebagai dokter di Gaza dan Khan Younis sampai pemerintah Israel memecatnya karena posisi politiknya. Mahmoud Zahar ditahan di penjara Israel pada tahun 1988, beberapa bulan setelah berdirinya Hamas.

Dia termasuk di antara mereka yang dideportasi oleh Israel ke tanah tak bertuan pada tahun 1992, di mana dia menghabiskan waktu satu tahun. Dengan kemenangan gerakan Hamas dalam pemilihan umum Palestina pada tahun 2006, Zahar bergabung dengan Kementerian Luar Negeri di pemerintahan Perdana Menteri Ismail Haniyeh yang baru dibentuk sebelum akhirnya dibubarkan.

Israel berusaha membunuh Zahar pada tahun 2003, ketika sebuah pesawat menjatuhkan bom di rumahnya di Kota Gaza. Serangan itu menyebabkan dia mengalami luka ringan, namun menewaskan putra sulungnya, Khaled. Putra keduanya, Hossam, yang merupakan anggota Brigade al-Qassam, tewas dalam serangan udara Israel di Gaza pada tahun 2008.

4. Mohammed Deif


Deif memiliki status yang hampir mistis di Gaza karena kemampuannya menghindari pembunuhan. Deif memimpin Brigade Izz al-Din al-Qassam, cabang militer gerakan Hamas. Dia adalah sosok bayangan yang dikenal oleh orang Palestina sebagai The Mastermind, dan bagi orang Israel sebagai The Cat with Nine Lives.

Pihak berwenang Israel memenjarakannya pada tahun 1989, setelah itu ia membentuk Brigade al-Qassam dengan tujuan menangkap tentara Israel. Setelah dibebaskan, ia membantu merekayasa pembangunan terowongan yang memungkinkan pejuang Hamas masuk ke Israel dari Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved