Sniper Kedubes AS Tembak Wanita Baghdad, Pasukan Amerika Didesak Tinggalkan Irak

Selasa, 30 Juli 2024 - 19:15 WIB
loading...
Sniper Kedubes AS Tembak...
Demonstran berunjuk rasa di pintu masuk Kedutaan Besar AS di Zona Hijau yang dijaga ketat di Baghdad, Irak. Foto/EPA-EFE/AHMED JALIL
A A A
BAGHDAD - Blok parlemen Badr Irak yang dipimpin Hadi Al-Amiri menuntut diakhirinya kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di negara itu setelah seorang wanita ditembak oleh sniper (penembak jitu) yang bekerja di Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Anggota blok tersebut mengutuk insiden penembakan di mana wanita Irak tersebut terluka di perut ketika penembak jitu menembaki kompleks perumahan di seberang Kedubes AS.

"Tindakan ilegal" ini, klaim para anggota parlemen, menunjukkan bagaimana kompleks Kedutaan Besar AS telah berubah menjadi pangkalan militer tempat senjata digunakan untuk meneror warga yang melanggar Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik.

“Perilaku seperti itu tidak dapat diterima," tegas mereka, baik secara politik maupun diplomatik.

Menembak ke arah kompleks perumahan yang aman dan membahayakan nyawa penghuninya melanggar kedaulatan Irak yang ditetapkan dalam Pasal (1), (50) dan (109) Konstitusi, serta hak Irak untuk hidup dan keamanan menurut Pasal (15) Konstitusi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
Gedung Putih Lockdown...
Gedung Putih Lockdown akibat Penembakan, 2 Orang Ditembak, Trump Selamat
Gedung Putih Lockdown...
Gedung Putih Lockdown karena Puluhan Tembakan, Presiden Trump Ada di Dalam
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved