Biro Desain Yakovlev Rusia Siap Kembangkan Lagi Jet Lepas Landas Vertikal yang Ditiru F-35B

Senin, 29 Juli 2024 - 16:11 WIB
loading...
A A A
Empat prototipe Yak-36 dibangun, dengan proyek tersebut mengalami pengujian dan perbaikan ekstensif untuk mencoba meningkatkan aliran udara dan karakteristik penerbangan.

Program Yak-36 diubah namanya menjadi program Yak-36M, dan akhirnya melahirkan program Yak-38. Program terakhir ini menghasilkan keberhasilan pengenalan Yak-38 ke dalam Penerbangan Angkatan Laut Soviet pada tahun 1976 untuk digunakan di atas kapal induk kelas Kiev Proyek 1143 Krechyet (Gyrfalcon), yang akan membawa selusin Yak-38 sebagai standar.

Pesawat unik bermesin tiga ini (1 Tumansky R-28 V-300 dengan daya dorong vektor turbofan dan 2 RD-38 turbojet) memiliki satu awak, kecepatan tertinggi hampir 1.300 km per jam, jangkauan layanan 11 km, dan radius tempur praktis dengan lepas landas dan pendaratan vertikal serta persenjataan lengkap hingga 185 km.

Jet-jet tersebut dipersenjatai dengan meriam otomatis 23 mm dan memiliki empat titik keras untuk membawa amunisi hingga 2 ton, mulai dari rudal udara-ke-permukaan Kh-23 dan rudal udara-ke-udara R-60 hingga bom cluster, pembakar, dan bom jatuh bebas seri FAB.

Senjata nuklir taktis RN-28, RN-40, dan RN-41, yang dirancang untuk operasi melawan kelompok kapal induk musuh, juga tersedia.

Yak-38 terbukti sulit dieksploitasi, dengan puluhan dari sekitar 230 Yak-38 yang dibuat hancur dalam kecelakaan.
Oleh karena itu, Yakovlev berupaya meningkatkan teknologi VTOL-nya dalam iterasi masa depannya.

Biro desain mulai merancang penerus Yak-38, Yak-141, pada tahun 1975, berdasarkan tuntutan Kementerian Pertahanan agar pesawat VTOL Soviet generasi berikutnya memiliki kemampuan manuver dan rasio daya dorong terhadap berat yang lebih baik, kemampuan lepas landas vertikal yang sepenuhnya otomatis, jarak pengereman yang lebih pendek, radar di dalam pesawat, dan mesin yang lebih bertenaga untuk meningkatkan muatan senjata dan memperluas radius tempur hingga 900 km.

Yak-141 mencapai tahap pengembangan lanjutan, dengan empat prototipe yang dibangun dan penerbangan pertama dilakukan pada tahun 1987.

Pada tahun 1989, lepas landas vertikal pertama dilakukan, dan pada tahun 1990 pesawat tersebut melakukan penerbangan profil penuh pertamanya, dan lepas landas serta pendaratan pertama yang berhasil dari dan di atas kapal induk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved