Warga Halangi Otoritas Palestina Menangkap Komandan Batalion Tulkarm
Sabtu, 27 Juli 2024 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Batalion Tulkarm mengancam bahwa jika pasukan PA tidak mundur dari kota Tulkarm dan tidak menangkap komandan, Abu Shuja, tanggapannya akan keras.
Sebelumnya, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dan Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam, mendesak warga Tulkarem untuk menuju rumah sakit Tulkarem dan menghentikan pengepungan terhadap komandan Batalyon Brigade Al-Quds, yang dikepung oleh pasukan keamanan PA.
Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengumumkan: “Perilaku badan keamanan PA dalam mengejar pejuang perlawanan telah mencapai tingkat yang berbahaya.”
Baca Juga: Rusia Klaim Negara ASEAN Tertarik dengan Proposal Keamanan Eurasia Baru
Gerakan tersebut menambahkan dalam pernyataan pers yang diterima oleh Quds Press: “Perilaku pasukan keamanan yang berafiliasi dengan PA dalam mengejar pejuang perlawanan, menangkap mereka dan menyita senjata mereka, yang terakhir terjadi hari ini di Provinsi Tulkarem, setelah Mohammad Jaber Abu Shuja dikepung di dalam Rumah Sakit Thabet Thabet tempat ia dirawat, telah mencapai tahap yang paling berbahaya. Semua nasionalis Palestina harus menyerukan untuk mengecam dan mengutuk perilaku tersebut dan bekerja keras untuk menghentikannya.”
Sebelumnya, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dan Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam, mendesak warga Tulkarem untuk menuju rumah sakit Tulkarem dan menghentikan pengepungan terhadap komandan Batalyon Brigade Al-Quds, yang dikepung oleh pasukan keamanan PA.
Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengumumkan: “Perilaku badan keamanan PA dalam mengejar pejuang perlawanan telah mencapai tingkat yang berbahaya.”
Baca Juga: Rusia Klaim Negara ASEAN Tertarik dengan Proposal Keamanan Eurasia Baru
Gerakan tersebut menambahkan dalam pernyataan pers yang diterima oleh Quds Press: “Perilaku pasukan keamanan yang berafiliasi dengan PA dalam mengejar pejuang perlawanan, menangkap mereka dan menyita senjata mereka, yang terakhir terjadi hari ini di Provinsi Tulkarem, setelah Mohammad Jaber Abu Shuja dikepung di dalam Rumah Sakit Thabet Thabet tempat ia dirawat, telah mencapai tahap yang paling berbahaya. Semua nasionalis Palestina harus menyerukan untuk mengecam dan mengutuk perilaku tersebut dan bekerja keras untuk menghentikannya.”
Lihat Juga :