Sikap Kamala Harris Soal Genosida Israel di Gaza selama Jadi Capres AS 2024

Sabtu, 27 Juli 2024 - 12:30 WIB
loading...
A A A
"Seperti yang baru saja saya sampaikan kepada Perdana Menteri Netanyahu, sekarang saatnya menyelesaikan kesepakatan ini," katanya.

Beberapa jam sebelumnya, perdana menteri Israel mendapat sambutan yang lebih ramah dari Biden di Ruang Oval, dengan Biden mengatakan, "Dari seorang Zionis Yahudi yang bangga menjadi seorang Zionis Irlandia-Amerika yang bangga, saya ingin mengucapkan terima kasih atas 50 tahun pelayanan publik dan 50 tahun dukungan untuk negara Israel."

Menurut laporan Gedung Putih tentang pertemuan mereka, kedua pemimpin membahas gencatan senjata dan negosiasi penyanderaan "secara terperinci", dan Biden "menyatakan perlunya menutup celah yang tersisa, menyelesaikan kesepakatan sesegera mungkin, membawa pulang para sandera, dan mencapai akhir yang langgeng untuk perang di Gaza".

Pernyataan Harris yang tegas pada hari Kamis, yang tajam dan bernada serius, mencerminkan apa yang mungkin menandai perubahan dari Biden dalam cara dia berurusan dengan Netanyahu.

Beberapa pihak mencatat pentingnya Harris sebagai orang yang memberikan pernyataan publik setelah Harris dan Biden bertemu secara terpisah dengan perdana menteri.

3. Soroti Pengungsi Palestina


Selama pertemuan dengan Netanyahu, Harris menyinggung tentang pemindahan berulang warga Palestina sejak dimulainya genosida.

Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 39.000 warga Palestina di Gaza, menurut kementerian kesehatan Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved