2 Teroris ISIS Ini Takut Masuk Penjara Horor AS yang Dijuluki 'Neraka di Bumi'

Senin, 24 Agustus 2020 - 16:10 WIB
loading...
A A A
Narapidana mandi tiga kali seminggu dan jika mereka menunjukkan tanda-tanda kenakalan sekecil apa pun, fasilitas televisi mereka akan dicabut, meskipun mereka membayarnya.

Setiap bulan mereka mendapatkan satu panggilan terpantau ke kerabat hanya selama 15 menit, tetapi hanya jika mereka bersikap baik.

Setidaknya 70 persen narapidana menderita masalah kesehatan mental dan lebih dari 100 narapidana paling kejam ditahan di bagian yang sangat aman dan gelap yang disebut "unit z".

Kesalahan sekecil apa pun dalam perilaku dapat menyebabkan narapidana masuk "unit z". Banyak mantan anggota ISIS menghabiskan waktu di sana.

Di luar sel, penjara diatur dengan latar belakang gurun abu-abu yang kusam. Tetapi dengan banyak yang menjalani hukuman seumur hidup karena kemarahan teroris yang mengerikan, kemungkinan mereka melihat ke luar dan merasakan kebebasan hampir nol.

Daftar 410 narapidana yang ditahan di Florence Supermax termasuk beberapa teroris yang paling terkenal kejam dan fanatik.

Bomber sepatu Richard Reid, 47, asal London, menjalani tiga hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat karena mencoba meledakkan pesawat pada tahun 2001.

Pengkhotbah Abu Hamza, 62, yang pernah tinggal di London, juga menjalani hidup tanpa pembebasan bersyarat atas pelanggaran terorisme, termasuk mengembangkan kamp pelatihan teror di Oregon dan serangan di Yaman.

Ramzi Yousef, 52, asal Kuwait dihukum penjara seumur hidup ditambah 110 tahun karena pemboman World Trade Center pada tahun 1993.

Warga Prancis; Zacarias Moussaoui, 52, dipenjara pada tahun 2005 karena membantu komplotan pembom Menara Kembar mendapatkan pelajaran terbang dan menjalani enam hukuman seumur hidup.

Juga di fasilitas itu adalah Umar Abdulmuttallab, 32, yang dikenal sebagai pembom pakaian dalam, asal Nigeria, yang merupakan anggota al-Qaeda dan mencoba meledakkan pesawat yang terbang dari Amsterdam ke Detroit pada 2009. Dia menjalani empat hukuman seumur hidup ditambah 50 tahun.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
AS-Iran Saling Gempur...
AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang
Rekomendasi
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved