Firma Intelijen AS Akui S-400 Rusia Sistem Rudal Terbaik

Kamis, 18 Juli 2019 - 13:10 WIB
Firma Intelijen AS Akui...
Firma Intelijen AS Akui S-400 Rusia Sistem Rudal Terbaik
A A A
WASHINGTON - Firma intelijen Amerika Serikat (AS), Stratfor, mengakui S-400 Rusia adalah sistem pertahanan rudal terbaik. Namun, perusahaan intelijen itu memperingatkan bahwa sistem itu memiliki keterbatasan jika beroperasi sendiri.

Rusia sudah mulai mengirimkan sistem pertahanan rudal surface-to-air S-400 ke Turki sejak Jumat pekan lalu. "Sistem pertahanan terkuat untuk melawan mereka yang ingin menyerang negara kita," puji Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Gara-gara membeli senjata pertahanan canggih Moskow itu, Ankara dikeluarkan Amerika Serikat (AS) dari program pesawat jet tempur F-35. Tak hanya itu, Washington juga berpotensi menjatuhkan sanksi terhadap sekutu NATO-nya tersebut.

Dalam laporannya Stratfor mengatakan Turki berusaha untuk mengisi "celah kemampuan kritis" untuk pertahanan rudal anti-balistik dengan pembelian S-400.

Berikut ikhtisar penilaian Stratfor tentang kekuatan dan batasan S-400 Rusia;

Kekuatan:
  • S-400 memiliki sensor canggih, jangkauan yang luas dan kemampuan untuk menyerang target yang mencakup pesawat terbang, dan pada tingkat lebih rendah terhadap rudal jelajah dan rudal balistik.
  • Kemampuan penargetan yang fleksibel memungkinkan S-400 untuk bertahan terhadap berbagai ancaman dan serangan.
  • Kemampuan anti-siluman memberi S-400 potensi untuk menjatuhkan pesawat tempur paling canggih milik musuh. Jangkauannya yang panjang memungkinkan sistem untuk menargetkan pesawat tanker pengisian bahan bakar dan AWACS (airborne early warning and control aircraft) atau peringatan dini udara dan pesawat kendali.
  • S-400 Rusia bisa dibilang salah satu sistem strategis strategis terbaik yang beroperasi saat ini.

Keterbatasan:
  • Jika batalion S-400 bertindak sendiri-sendiri atau tidak didukung oleh pertahanan udara modern lainnya, kemungkinan tidak memiliki cukup rudal untuk menahan serangan gencar yang ditentukan.
  • Satu batalion S-400 dengan delapan peluncur, masing-masing dipersenjatai dengan empat rudal, hanya dapat menyebabkan kerusakan serius jika terjadi serangan terbatas oleh musuh. Batalion tersebut tetap rentan terhadap serangan rudal dalam situasi buntu.
  • Sensor S-400 dapat dibutakan oleh fitur geografis seperti medan pegunungan, membuat rudal jelajah yang terbang rendah lebih sukses melawan sistem itu ketimbang target yang terbang tinggi.
  • Pada akhirnya, baterai S-400 yang terisolasi atau bahkan batalion tersebut dapat dihancurkan tanpa (sistem itu) menghancurkan satu pesawat musuh.

Kata Para Ahli:Ahli militer Rusia Viktor Litovkin mengakui kerentanan dengan S-400 tetapi menepis klaim bahwa sistem itu bisa kehilangan target. Klaim seperti itu dia anggap sebagai "pembahasan amatir".
"Itu tidak bisa menyerang kapal selam atau tank, tetapi tidak harus. Anda harus memahami bahwa (sistem) itu tidak sendirian di lapangan, selalu berjalan bersama dengan sistem pertahanan udara lainnya," kata Litovkin kepada The Moscow Times dalam sebuah wawancara telepon, yang dikutip Kamis (18/7/2019).

Konstantin Sokolov, pakar geopolitik di Russian Academy of Natural Sciences, mengatakan kepada The Moscow Times bahwa pengiriman sistem rudal menandai titik kritis dalam hubungan Rusia-Turki dan Turki-NATO.

"Pembelian senjata—ini adalah kerja sama jangka panjang dan kebijakan jangka panjang—adalah momen kunci karena itu menunjukkan bahwa Turki telah berputar ke arah Rusia," kata Sokolov kepada The Moscow Times.

"Sebagai mantan perwira pertahanan udara, saya dapat mengonfirmasi bahwa (S-400) sangat baik dalam kondisi pertempuran dan pelatihan," kata Sokolov.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
1 jam yang lalu
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
1 jam yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
2 jam yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
2 jam yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved