Kuwait: Serangan Israel ke Yaman Lemahkan Upaya Akhiri Kekerasan Regional

Senin, 22 Juli 2024 - 20:30 WIB
loading...
Kuwait: Serangan Israel...
Asap dan api membubung dari daerah tersebut menyusul serangan pesawat tempur Israel Pelabuhan Hudaydah yang dikendalikan Houthi di pantai Laut Merah di Al Hudaydah, Yaman pada 20 Juli 2024. Foto/Anadolu Agency
A A A
KUWAIT CITY - Kuwait memperingatkan serangan Israel di Yaman membahayakan keamanan regional dan melemahkan upaya internasional untuk mengakhiri kekerasan.

Sebanyak enam orang tewas dan 83 orang lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Pelabuhan Hudaydah di Yaman barat pada Sabtu (20/7/2024), menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Houthi.

Israel mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dengan mengatakan itu adalah “tanggapan langsung” terhadap serangan pesawat tak berawak yang diluncurkan kelompok Houthi di Tel Aviv pada hari Jumat, yang menewaskan seorang warga Israel dan melukai sepuluh orang lainnya.

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan mereka sangat prihatin dengan dampak serangan Israel yang “belum pernah terjadi sebelumnya” di Yaman, yang mengakibatkan memburuknya situasi keamanan di wilayah tersebut dan “merusak upaya internasional yang bertujuan mengakhiri siklus kekerasan.”

Pernyataan tersebut menggarisbawahi perlunya “menjauhkan kawasan dan masyarakatnya dari bahaya kekerasan dan kehancuran” dan menyerukan kepada masyarakat internasional dan Dewan Keamanan PBB “untuk memikul tanggung jawab dalam mengakhiri semua konflik.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved