Elon Musk Berterima Kasih pada Soros karena Ungkap Boneka Berikutnya

Senin, 22 Juli 2024 - 18:15 WIB
loading...
Elon Musk Berterima...
Alex Soros bersama Kamala Harris. Foto/X/Alexander Soros
A A A
WASHINGTON - CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk mengejek George Soros dan putranya karena dengan cepat mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai “kandidat paling memenuhi syarat yang kita miliki” untuk menggantikan Joe Biden.

Presiden AS mengumumkan pada Minggu (21/7/2024) bahwa dia telah mundur dari pencalonan menjadi kandidat Partai Demokrat untuk pemilu presiden (pilpres) 5 November dan sebagai gantinya dia akan mendukung Harris.

Menyusul pengumuman Biden, Alex Soros, putra pemodal miliarder George Soros dan pewaris kerajaan filantropi ayahnya, juga langsung mendukung Harris.

Alex menggambarkan Harris sebagai upaya “terbaik” Partai Demokrat untuk mengalahkan Donald Trump.

“Sudah waktunya bagi kita semua untuk bersatu mendukung Kamala Harris dan mengalahkan Donald Trump… Hidupkan Impian Amerika!” tulis Alex Soros dalam postingan di X, melampirkan foto dirinya bersama Harris.

“Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Alexander Soros karena tidak membuat semua orang khawatir tentang siapa boneka berikutnya,” tulis Elon Musk, pemilik X, sebagai tanggapan.

Taipan liberal George Soros juga secara pribadi mendukung Harris, menurut juru bicaranya kepada Wall Street Journal pada Minggu.

Sebagai donor terkemuka Partai Demokrat AS, George Soros menyalurkan sekitar USD128 juta kepada kandidat dan organisasi selama pemilu paruh waktu pada tahun 2022, dan memberikan USD5 juta kepada komite aksi politik utama yang mendukung Biden sehari setelah debat presiden yang gagal melawan Donald Trump bulan lalu.

Musk sebelumnya mengecam miliarder liberal kelahiran Hongaria itu karena secara efektif berupaya membongkar masyarakat dengan memastikan hukum tidak ditegakkan.

“Dia melakukan hal-hal yang mengikis tatanan peradaban,” tegas Musk dalam podcast dengan Joe Rogan tahun lalu, menjelaskan bahwa pelanggaran hukum yang melanda kota-kota Amerika seperti San Francisco dan Los Angeles saat ini adalah akibat dari dukungan Soros terhadap Jaksa Wilayah progresif yang “menolak untuk mengadili kejahatan.”

Musk juga mengklaim meskipun Soros yang berusia 93 tahun “cukup tua” dan “pada dasarnya agak pikun” pada saat ini, dia tetap “sangat pintar” dan sangat pandai dalam arbitrase, dengan menemukan bahwa “nilai uang tertinggi” adalah mendukung kampanye pemilu lokal dibandingkan kampanye pemilu nasional seperti kampanye Senat atau presiden.

George Soros, yang menjatuhkan poundsterling Inggris pada tahun 1992, adalah salah satu orang terkaya di dunia, dengan perkiraan kekayaan bersih pribadi sekitar USD7 miliar.

Tahun lalu, dia mengundurkan diri dari kepemimpinan Open Society Foundations dan menyerahkan kendali atas LSM senilai USD25 miliar tersebut kepada putranya yang berusia 38 tahun, Alex.

Baca juga: Sekjen PBB Sangat Khawatir Risiko Eskalasi setelah Serangan Israel di Yaman
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved