Siapa Doug Emhoff? Suami Kamala Harris yang Dikenal Orang Yahudi dan Mendorong Istrinya Pro-Israel

Senin, 22 Juli 2024 - 17:50 WIB
loading...
A A A
Di pernikahan mereka, pasangan itu menghormati pendidikan mereka masing-masing. Harris, yang ibunya lahir di India, mengalungkan karangan bunga di leher Emhoff, sebuah tradisi dalam pernikahan India. Emhoff memecahkan gelas untuk mengakhiri upacara, sesuai tradisi Yahudi.

2. Tugas Berat Pria Pertama Jika Kamala Harris Menang pada Pemilu Presiden

Siapa Doug Emhoff? Suami Kamala Harris yang Dikenal Orang Yahudi dan Mendorong Istrinya Pro-Israel

Foto/EPA

Meski tidak ada uraian tugas resmi ibu negara, istri presiden secara historis menjadi tokoh penting dalam kehidupan politik dan sosial di Tanah Air. Sejak tahun 1900-an, ibu negara telah menggunakan kantornya untuk mempromosikan tujuan-tujuan yang biasanya bersifat non-partisan. Michelle Obama, misalnya, mengadopsi kebugaran jasmani.

Hillary Clinton yang meraih nominasi presiden dari Partai Demokrat pada tahun 2016 memicu diskusi tentang gelar pasangan pria pertama dari seorang panglima tertinggi. Yang paling populer — “Pria Pertama Amerika Serikat” kemungkinan besar adalah sebutan Emhoff jika Harris menang. Hal ini juga menginformasikan gelarnya saat ini sebagai suami wakil presiden: “pria kedua.”

Baca Juga: 8 Presiden AS yang Pernah Mundur dari Pencapresan, dari Lyndon B Johnson hingga Joe Biden

3. Orang Yahudi yang Sangat Taat

Siapa Doug Emhoff? Suami Kamala Harris yang Dikenal Orang Yahudi dan Mendorong Istrinya Pro-Israel

Foto/EPA

Sebagai orang kedua, Emhoff secara terbuka menganut Yudaismenya. Pada tahun 2021, dia dan Harris memasang mezuzah di tiang pintu depan mereka, dan pasangan itu menjadi tuan rumah pertemuan Rosh Hashanah, serta Seder Paskah, dan perayaan Hanukkah di kediaman mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved