2 Alasan Utama Joe Biden Mundur dari Pilpres AS

Senin, 22 Juli 2024 - 14:05 WIB
loading...
A A A
Walaupun presiden AS tersebut menyalahkan kinerja buruknya karena jet lag dan perjalanan internasional, para pejabat di Partai Demokrat tetap mendesaknya untuk mundur dari pilpres AS.

Penentangan terhadap kampanye Biden terus berlanjut dari internal Partai Demokrat selama seminggu terakhir, di mana 36 anggota Kongres dari Partai Demokrat secara terbuka meminta dia untuk mundur.

Menurut Reuters, tekanan itu didorong oleh kekhawatiran atas ketajaman mental Biden.

Para anggota Kongres dari Partai Demokrat menyatakan ketidakpuasannya terhadap Biden yang terus melanjutkan upayanya untuk terpilih kembali, dengan mengatakan bahwa mereka khawatir bahwa Biden, jika terpilih lagi, tidak hanya akan merugikan mereka tidak hanya dari Gedung Putih tetapi juga kesempatan untuk mengendalikan salah satu majelis Kongres tahun depan.

Sumber mengatakan Reuters bahwa Biden mengalami “perubahan hati pada menit-menit terakhir”, dan hingga Sabtu malam, tidak ada niat untuk mundur dari pencalonan.

Presiden AS itu baru berubah pikiran pada Minggu sore, setelah beberapa kali pertemuan dengan para penasihat utamanya.

2. Alasan Kesehatan


Saudara laki-laki Joe Biden, Frank Biden, mengungkapkan bahwa kesehatan Presiden berperan dalam keputusannya mundur dari pilpres AS.

Berbicara kepada ABC News, Frank Biden mengatakan keputusan saudaranya itu diambil setelah beberapa anggota keluarga mengadakan diskusi selama seminggu terakhir, dipimpin oleh Ibu Negara Jill Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved