Kekurangan Tentara, Militer Israel Kirim Pemberitahuan Wajib Militer bagi Kaum Yahudi Ultra-ortodoks
Minggu, 21 Juli 2024 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah rekrutan baru Haredi yang sudah masuk sistem dan belum meminta pengecualian, dilaporkan untuk bertugas pada hari Minggu, meskipun mereka berharap jalan tengah dapat dicapai.
“Kalau mau menyusun Haredi, pelajari dulu apa yang perlu dilakukan untuk menyusun Haredi. Jangan dipaksakan,” kata Netsach Cohen, 19, sebelum memasuki basis rekrutmen.
.
Baca Juga: Siapa Itamar Ben-Gvir? Menteri Keamanan Nasional Israel yang Berulang Kali Menginvasi Masjid Al Aqsa
Warga lain dari komunitas Haredi yang lebih taat mengatakan mereka tidak akan pernah setuju untuk bertugas di militer.
“Siapa pun yang tidak memahami nilai belajar tidak dapat memahami mengapa Haredis tidak mau direkrut,” kata David Mizrahi, mahasiswa seminari berusia 22 tahun dari Yerusalem. Memaksakan masalah ini akan memperburuk perselisihan, katanya.
Setelah panggilan pertama, pemberitahuan lebih lanjut untuk total awal 3.000 wajib militer ultra-Ortodoks diperkirakan akan dikirim dalam beberapa minggu mendatang.
“Kalau mau menyusun Haredi, pelajari dulu apa yang perlu dilakukan untuk menyusun Haredi. Jangan dipaksakan,” kata Netsach Cohen, 19, sebelum memasuki basis rekrutmen.
.
Baca Juga: Siapa Itamar Ben-Gvir? Menteri Keamanan Nasional Israel yang Berulang Kali Menginvasi Masjid Al Aqsa
Warga lain dari komunitas Haredi yang lebih taat mengatakan mereka tidak akan pernah setuju untuk bertugas di militer.
“Siapa pun yang tidak memahami nilai belajar tidak dapat memahami mengapa Haredis tidak mau direkrut,” kata David Mizrahi, mahasiswa seminari berusia 22 tahun dari Yerusalem. Memaksakan masalah ini akan memperburuk perselisihan, katanya.
Setelah panggilan pertama, pemberitahuan lebih lanjut untuk total awal 3.000 wajib militer ultra-Ortodoks diperkirakan akan dikirim dalam beberapa minggu mendatang.
Lihat Juga :