Mayoritas Penjudi Bertaruh kalau Joe Biden Kalah pada Pemilu
Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:40 WIB
loading...
Joe Biden tidak difavoritkan penjudi. Foto/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Kemungkinan Joe Biden kalah dari pemilihan presiden AS mencapai 84%. Itu berdasarkan situs taruhan prediktif Polymarket. Itu menunjukkan Donald Trump diprediksi akan memenangkan pemilu AS.
Presiden petahana berusia 81 tahun itu telah dikarantina di rumahnya di Delaware sejak Rabu, setelah dinyatakan positif Covid-19. Seruan agar Trump memberi jalan bagi kandidat Demokrat lainnya semakin keras sejak percobaan pembunuhan terhadap saingannya dari Partai Republik, Donald Trump, pada Sabtu lalu.
“Pencarian jati dirinya benar-benar terjadi, saya tahu pasti hal itu,” lapor Reuters pada hari Jumat, mengutip sumber dari tim kampanye Biden. “Dia memikirkan hal ini dengan sangat serius.”
Polymarket memiliki peluang Biden untuk keluar sebesar 19% menjelang debat 27 Juni. Sejak itu angka tersebut melonjak menjadi 84%, namun mendatar di sekitar 70% pada Jumat sore.
Situs taruhan tersebut juga menyebutkan peluang Trump memenangkan pemilu November sebesar 66%. Wakil Presiden Kamala Harris, calon dari Partai Demokrat yang paling berpeluang menggantikan Biden sebagai kandidat teratas, hanya mendapat 18%.
Presiden petahana berusia 81 tahun itu telah dikarantina di rumahnya di Delaware sejak Rabu, setelah dinyatakan positif Covid-19. Seruan agar Trump memberi jalan bagi kandidat Demokrat lainnya semakin keras sejak percobaan pembunuhan terhadap saingannya dari Partai Republik, Donald Trump, pada Sabtu lalu.
“Pencarian jati dirinya benar-benar terjadi, saya tahu pasti hal itu,” lapor Reuters pada hari Jumat, mengutip sumber dari tim kampanye Biden. “Dia memikirkan hal ini dengan sangat serius.”
Polymarket memiliki peluang Biden untuk keluar sebesar 19% menjelang debat 27 Juni. Sejak itu angka tersebut melonjak menjadi 84%, namun mendatar di sekitar 70% pada Jumat sore.
Situs taruhan tersebut juga menyebutkan peluang Trump memenangkan pemilu November sebesar 66%. Wakil Presiden Kamala Harris, calon dari Partai Demokrat yang paling berpeluang menggantikan Biden sebagai kandidat teratas, hanya mendapat 18%.
Lihat Juga :