Rusia Ancam Kerahkan Senjata Nuklir untuk Merespons Penempatan Rudal AS di Jerman

Jum'at, 19 Juli 2024 - 07:28 WIB
loading...
A A A
Moskow mengkritik langkah tersebut dan menuduh Washington mengambil langkah menuju Perang Dingin yang baru.

Kremlin memperingatkan pada akhir pekan lalu bahwa penempatan rudal jarak jauh Amerika di Jerman dapat membuat ibu kota Eropa menjadi sasaran rudal Rusia.

Menanggapi peringatan Kremlin, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan: "AS dan NATO tidak menginginkan konflik militer dengan Rusia...namun tindakan militer apa pun yang ditujukan terhadap Sekutu NATO akan memicu respons yang luar biasa.”

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius kemudian mengatakan bahwa rencana penempatan senjata AS merupakan respons terhadap rudal balistik jarak pendek Iskander Rusia yang ditempatkan di wilayah barat Kaliningrad, yang terjepit di antara anggota NATO; Polandia dan Lithuania, dan terputus dari wilayah Rusia lainnya.

Ryabkov mengatakan, "Moskow akan mengambil langkah-langkah kompensasi dengan cara yang kami anggap paling dapat diterima jika pejabat Jerman membenarkan eskalasi tindakan mereka dengan dalih bahwa kami memiliki sesuatu di wilayah ini.”

“Kaliningrad tidak terkecuali dalam hal tekad mutlak kami untuk melakukan segala hal yang diperlukan untuk menyingkirkan mereka yang mungkin menyembunyikan niat agresif dan mencoba memprovokasi kami untuk mengambil langkah-langkah tertentu yang tidak diinginkan oleh siapa pun dan penuh dengan komplikasi lebih lanjut,” imbuh diplomat Rusia tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved